Kegiatan Pusat Pengembangan Karir (P2K) UWG 2014

Kegiatan Pusat Pengembangan Karir (P2K) Universitas Widyagama Malang pada tahun 2014 bekerjasama dengan Dikti KEMDIKNAS adalah sebagai berikut :

1. TRACER STUDY

Tracer study adalah studi pelacakan jejak lulusan/alumni yang dilakukan 2 tahun setelah lulus dan bertujuan untuk mengetahui:

—a. Outcome pendidikan dalam bentuk transisi dari dunia pendidikan tinggi ke dunia kerja (termasuk masa tunggu kerja dan proses pencarian kerja pertama), situasi kerja terakhir, dan aplikasi kompetensi di dunia kerja.
—b. Output pendidikan yaitu penilaian diri terhadap penguasaan dan pemerolehan kompetensi.
—c. Proses pendidikan berupa evaluasi proses pembelajaran dan kontribusi pendidikan tinggi terhadap pemerolehan kompetensi.

—d. Input pendidikan berupa penggalian lebih lanjut terhadap informasi sosiobiografis lulusan.

Program tracer study Universitas Widyagama tahun 2014 ini dilaksanakan terhadap lulusan tahun 2012  karena 2 tahun setelah lulus merupakan saat yang tepat untuk melakukan tracer study. Alasannya :

—a. Tepat dari segi waktu: hampir semua lulusan sudah punya pengalaman bekerja; evaluasi terhadap proses pembelajaran dan kompetensi setelah lulus masih dapat dilakukan; dinamika dunia kerja dan zeitgeist secara keseluruhan masih dapat dirangkum (comprehensible)

—b. Tepat dari segi manajemen: database lulusan lebih lengkap, memberi kesempatan untuk refleksi dan evaluasi bagi pelaksanaan mendatang.

2. PROGRAM IPTEKS BAGI KEWIRAUSAHAAN (IbK)

Program ipteks bagi kewirausahaan (IbK) merupakan program yang bertujuan untuk menciptakan wirausaha baru yang mandiri. Dalam upaya menciptakan wirausaha baru mandiri, program IbK di Universitas Widyagama Malang dilaksanakan dalam bentuk pelatihan kewirausahaan, menempatkan mahasiswa untuk melaksanakan magang pada UMKM dan memfasilitasi mahasiswa berwirausaha. Pelatihan dilaksanakan untuk memberikan pengetahuan kewirausahaan, mendorong tumbuhnya motivasi berwirausaha, meningkatkan pemahaman manajemen (organisasi, produksi, keuangan dan pemasaran) dan membuat rencana bisnis. Adapun fasilitasi mahasiswa berwirausaha berupa permodalan maupun pendampingan usaha (mentoring).

Jumlah tenant IbK minimal 20 mahasiswa per tahun. Wirausaha yang menjadi tenant IbK berasal dari peserta PKMK atau PKM lainnya, mahasiswa yang sudah punya usaha ataupun yang belum punya usaha serta alumni. Jenis usaha tenant IbK  tahun kedua (tahun 2013) yaitu  di bidang percetakan dan advertising, la soya plus, abon lele dan budidaya lele organik, es mocachino cincau, rumah brownies, pembuatan switching power supply, penggemukan domba dan kambing serta produksi choco crunchy. Dari 20 wirausaha baru di tahun 2013, setidaknya ada 5 wirausaha baru yang mandiri yaitu Sulistina (kripika pisang madu dan abon lele), Setyawan Santoso (Salon rambut gimbal), Riza (penggemukan domba), Syaiful Adhim (switching power supply) dan Ali Hamzah (Mirror advertising) Selanjutnya di tahun 2014 akan dilakukan seleksi wirausaha baru lagi untuk mengisi kekosongan 5 wirausaha baru di tahun 2013 yang sudah mandiri. Adapun jenis usaha yang menjadi tenant IbK tahun 2014 antara lain adalah sepatu custom C&C Leather, penggemukan domba, budidaya sayur organik, budidaya sayur organik, ternak kenari, handycraft, rumah brownies dan usaha design and advertising.

 

289552_1976884702435_1979308370_o 326174_1976917903265_1445903755_o 615190_3590883891406_1430101794_o

 

 

 

 

 

 

 

3. COOP (Cooperative Academic Education Program) atau Program Belajar Bekerja Terpadu (PBBT)

COOP atau PBBT ini berbeda dengan magang atau praktek kerja. PBBT  diikuti oleh mahasiswa yang telah menempuh minimal 110 SKS atau tinggal menyusun skripsi atau tinggal menunggu sidang atau sedang menunggu waktu wisuda. Tenggang waktu menunggu tersebut dapat dimanfaat untuk bekerja di perusahaan. Perbedaan lainnya dengan magang dan praktek kerja adalah mahasiswa dalam PBBT memiliki hak dan kewajiban yang hampir sama dengan karyawan. Mereka mendapat kompensasi, memperoleh fasilitas kerja, memperoleh bantuan pelayanan kesehatan. Di samping untuk mereka memiliki kewajiban untuk bekerja secara penuh waktu dan memiliki target pekerjaan yang jelas.

Tujuan Program COOP/ Program Belajar Bekerja Terpadu (PBBT) adalah :

  1. Menghasilkan wirausaha muda yang memiliki gagasan baru dalam menciptakan lapangan kerja.
  2. Meningkatkan mutu dan relevansi lulusan Perguruan Tinggi dengan dunia kerja.
  3. Meningkatkan kualitas usaha mikro kecil menengah (UMKM) dalam pengelolaan dan pengembangan usaha.
  4. Meningkatkan jaringan kerjasama Perguruan Tinggi dengan dunia usaha/industri.
  5. Meningkatkan kepercayaan dunia usaha terhadap Perguruan Tinggi.

Program COOP ini juga  merupakan program Early Identification bagi perusahaan untuk mengidentifikasi sejak dini para peserta PBBT yang potensial untuk dijaring dalam program rekrutasi karyawan. Biasanya mereka yang mengikuti PBBT telah diseleksi sedemikian rupa oleh Perguruan Tinggi dan kemudian mereka dapat dievaluasi selama mengikuti PBBT yang berlangsung 4 bulan.

Program ini juga bermanfaat bagi Perguruan Tinggi dan Mahasiswa. Bagi perguruan tinggi merupakan media untuk mengimplementasi konsep “Link and Match”, dapat dijadikan umpan balik bagi kurikulum dan pengajaran yang sesuai dengan tuntutan dunia kerja dan mendukung program kemitraan dengan dunia usaha. Bagi mahasiswa jelas ini merupakan program belajar kerja yang terpadu sebagai suatu media untuk mengimplementasikan ilmu yang telah dipelajari selama kuliah, dapat mengenal dunia kerja, dan memanfaatkan waktu secara produktif sambil menunggu kelulusan.

1013948_10200131052899721_1929607340_n    1044936_10200158221898929_165825829_n  943510_10200131075420284_185465436_n

Print Friendly

1560695_448989655226864_1999503559_n

 

Dapatkan kesempatan tes dan interview langsung bagi lulusan SMU/SMK dan S1
pada acara “MALANG BURSA KERJA / JOB FAIR 2014″ yang diselenggarakan atas kerjasama P2K, Prodi Manajemen Universitas Widyagama Malang dengan PM Organizer besok pada :

Tanggal  : 22-23 Januari 2014
Jam         : 09.00-15.00 WIB
Tempat  : gedung Widyagraha, Universitas Widyagama Jl. Borobudur 35 Malang.

Diikuti oleh Perusahaan Nasional dan multinasional yang terpercaya.
Bawa lamaran anda sebanyak-banyaknya.
Pembelian formulir di Prodi Manajemen dan kantor P2K Universitas Widyagama Malang, di gedung Widyagraha lt dasar, Jl. borobudur 35 Malang.

Print Friendly

KUNJUNGAN STUDI BANDING DARI STIEBBANK YOGYAKARTA

Hari Kamis 22 Agustus 2013 bertempat di Ruang P2K, Universitas Widyagama Malang menerima kunjungan studi banding STIEBBANK Yogyakarta.

Rektor Universitas Widyagama, Prof. Dr. Ir. Iwan Nugroho, MS mengawali sambutannya dengan memperkenalkan semua pejabat struktural yang hadir, kemudian menjelaskan prestasi Universitas Widyagama di bidang penelitian dan pengabdian yang didanai Dikti. Selanjutnya Rektor menyampaikan bahwa akhir-akhir ini kegiatan kewirausahaan mahasiswa  mendapat perhatian pemerintah, antara lain dengan banyaknya program pengembangan kewirausahaan yang ditawarkan Dikti.

 859462_455933967837972_592424094_o  859462_455933961171306_1788120787_o 859462_455933964504639_732221247_o

 

 

 

 

 

 

Kemudian pimpinan studi banding Fransisca Diwati, SH.,MM ( Ketua Komite Manajemen ) memperkenalkan anggota tim studi banding dan menyampaikan maksud kunjungan adalah untuk menambah pengetahuan tentang kurikulum kewirausahaan serta menggali pengalaman di bidang kewirausahaan di Universitas Widyagama Malang.

Acara studi banding dilanjutkan dengan presentasi dari Kepala Pusat Pengembangan Kewirausahaan (P2K) Dra. Wiwin Purnomowati, M.Si. Kepala P2K menjelaskan tentang kurikulum kewirausahaan 2 SKS yang wajib ditempuh mahasiswa dari semua fakultas. Selain itu mahasiswa juga wajib menempuh kompetensi kewirausahaan 0 SKS yang dilaksanakan dengan tujuan untuk menumbuhkan wirausaha baru di kalangan mahasiswa. Metode yang diterapkan di kegiatan kewirausahaan antara lain pelatihan kewirausahaan, kuliah kewirausahaan oleh praktisi wirausaha, role playing, uji nyali, start up business dan mentoring.

Selanjutnya kepala P2K menjelaskan bahwa P2K didirikan tahun 2005 sebagai implementasi dari identitas ilmiah “Go Research and Entrepreneurship University”. P2K sendiri saat ini belum sempurna dan masih perlu pengembangan disana sini. Alhamdulillah mulai tahun 2009, proposal yang diajukan P2K mendapat pendanaan dari Dikti maupun Kopertis VII sehingga hal ini bisa membantu mendorong penumbuhan wirausaha baru di kalangan mahasiswa. Setelah penyampaian pengalaman kewirausahaan di Universitas Widyagama, acara dilanjutkan dengan tanya jawab. Peserta studi banding dengan antusias menanyakan berbagai hal seperti bagaimana strategi agar proposal yang disusun memperoleh dana dari Dikti, apakah kurikulum kewirausahaan yang diterapkan di semua fakultas sama, metode mengajarkan kewirausahaan, struktur organisasi P2K dan lain-lain.

Acara selanjutnya adalah penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama (MoU) antara Universitas Widyagama dengan STIEBBANK Yogyakarta. Maksud dan tujuan MoU ini adalah untuk menjalin kerjasama dalam bidang pendidikan kewirausahaan.

 

Ruang lingkup kerjasama ini meliputi :

Pengiriman Narasumber dalam kegiatan seminar, pelatihan dan kegiatan ilmiah bidang kewirausahaan lainnya   pada STIEBBANK.

Setelah itu dilakukan tukar menukar cinderamata antara kedua pihak dan dilanjutkan dengan foto bersama. Setelah meninggalkan Universitas Widyagama, tamu studi banding diantar mengunjungi UKM mitra So Kreesh yang menjadi tempat mahasiswa magang kewirausahaan dalam program COOP dan Atmaja Farm yang merupakan wirausaha mahasiswa peserta program IbK (Ipteks bagi kewirausahaan).

1263813_664403760239529_302548829_o1278951_664403986906173_420437691_o

 

Print Friendly

UWG PEMAKALAH DI THE 5th IICIES 2013

999321_10200123484070505_1023484685_n

UWG menjadi salah satu pemakalah dalam The 5th Indonesia International Conference on Innovation, Entrepreneurship and Small Business (IICIES 2013) yang diselenggarakan di Grand Royal Panghegar Bandung tanggal 24-27 Juni 2013. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Center for Innovation, Entrepreneurship and Leadership (CIEL) dan School of  Business and Management (SBM) ITB.  Adapun tema IICIES tahun ini adalah “Empowering Small Business to Grow and Thrive in the Global Market”. Tema ini akan membawa pengembangan kewirausahaan UKM (usaha kecil menengah) yang memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia. IICIES 2013 diisi dengan berbagai program seperti workshop, Master and Doctoral Consortium, seminar dan paralel session.

267331_10200123458749872_901561129_n

 

 

Keynote Speaker dalam konferensi ini berasal dari dalam dan luar negeri, seperti Gerald Lidstone dan Sian Prime (Dosen Goldsmiths, University of London), Budi Gunadi Sadikin (Presdir PT Bank Mandiri Pesero Tbk), Susi Pudjiastuti (Pendiri Susi Air), Sen Sandjaya (Monash University), Keith Davies (Direktur British Council Indonesia), Setyadi Ongkowidjaja (Indonesian Business Centre Singapura), Safitri Siswono (CEO PT Arthaguna Ciptasarana), Rusel Toth (University of Sydney) dan Dwi Larso (ITB).

1010249_10200123452709721_1688213527_n      1001757_10200123508271110_369615480_n1044344_10200123465470040_585079427_n

 

 

 

 

 

 

Konferensi ini juga merupakan kesempatan bagi seluruh masyarakat (baik dari dalam maupun luar negeri) untuk menulis artikel ilmiah dalam bidang inovasi, kewirausahaan dan UKM (usaha kecil menengah). Artikel yang terpilih untuk dipresentasikan dalam IICIES 2013 akan dipublikasikan dalam bentuk proceeding dan jurnal, dan akan diberikan penghargaan bagi artikel terbaik.

971322_10200123431189183_359406533_n

IICIES 2013 dimulai tanggal 24 Juni 2013 dengan kegiatan Master and Doctoral Consortium yang bertempat di gedung MBA ITB.  Pemateri kegiatan ini adalah Prof. Togar M Simatupang dari SBM ITB dengan tema “Research : From Ideas to Publication”. Selanjutnya welcoming ceremony dilaksanakan di Selasar Sunaryo, suatu restoran dan juga merupakan art gallery milik seniman Sunaryo. Di hari selanjutnya kegiatan dilaksanakan di Grand Royal Panghegar, Jl. Merdeka Bandung. Kegiatan hari kedua adalah plenary session and parallel session. Kegiatan hari ketiga adalah plenary session, parallel session, workshop serta gala dinner and award ceremony. Gala dinner dilaksanakan di Bumi Sangkuriang. Kegiatan hari terakhir adalah plenary session, parallel session, workshop dan closing ceremony.

UWG menjadi salah satu dari 139 pemakalah yang berasal dari 11 negara. Adapun judul artikel yang dipresentasikan Wiwin Purnomowati sebagai perwakilan dari UWG adalah “The Importance of Entrepreneurship Education Since Early”. Artikel ini ditulis sebagai salah satu output dari program Ipteks Bagi Kewirausahaan (IbK), dimana dalam artikel disebutkan bahwa program IbK bertujuan untuk menumbuhkan mahasiswa wirausaha. Namun sangat sulit mengubah mindset mahasiswa dari job seeker menjadi job creator, meskipun sudah ada mata kuliah kewirausahaan (namun hanya 2 SKS) dan kegiatan ekstra kurikuler kewirausahaan. Dibutuhkan proses yang panjang dan waktu yang lama untuk menanamkan  jiwa kewirausahaan. Oleh karena itu pemakalah menyarankan untuk memasukkan kewirausahaan dalam kurikulum pendidikan mulai Sekolah Dasar, dengan harapan jiwa kewirausahaan bisa ditanamkan sejak dini untuk mempersiapkan generasi muda sebagai job creator.

Print Friendly

P2K UWG TERIMA KUNJUNGAN STUDI BANDING DARI UMS

Hari Sabtu 1 Juni 2013 bertempat di Auditorium Kampus 3 Universitas Widyagama Malang, Pusat Pengembangan Kewirausahaan (P2K) menerima kunjungan studi banding 120 mahasiswa FKIP Program Studi Akuntansi dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Dalam sambutannya, pimpinan studi banding, Drs. Muhammad Nur Chusin, SE, M.Ag. menyampaikan bahwa maksud kunjungan adalah untuk menambah pengalaman mahasiswa. Selain itu juga untuk menimba pengalaman Universitas Widyagama di bidang kewirausahaan dikarenakan FKIP UMS sudah ada mata kuliah kewirausahaan namun belum memiliki lembaga pengembangan kewirausahaan, sehingga kegiatan kewirausahaan  masih terbatas.

Acara studi banding ini  dihadiri Rektor, Wakil Rektor I dan II, Dekan, Ketua LPPM, Sekretaris Pasca Sarjana, Kabiro, Kabag Keuangan dan Kabag Kemahasiswaan. Selanjutnya Rektor Universitas Widyagama, Prof. Dr. Ir. Iwan Nugroho, MS dalam sambutannya menyampaikan bahwa akhir-akhir ini kegiatan kewirausahaan mahasiswa  mendapat perhatian pemerintah, antara lain dengan banyaknya program pengembangan kewirausahaan yang ditawarkan DIKTI. Rektor menjelaskan bahwa P2K didirikan tahun 2005 sebagai implementasi dari identitas ilmiah “Go Research and Entrepreneurship University”. P2K sendiri saat ini belum sempurna dan masih perlu pengembangan disana sini. Alhamdulillah mulai tahun 2009, proposal yang diajukan P2K mendapat pendaan dari DIKTI sehingga hal ini bisa membantu mendorong penumbuhan wirausaha baru di kalangan mahasiswa.

Untuk acara studi banding dipandu oleh Kepala P2K Dra. Wiwin Purnomowati, M.Si yang menyampaikan berbagai kegiatan  kewirausahaan di Universitas Widyagama. Mahasiswa Universitas Widyagama dari semua fakultas wajib menempuh mata kuliah kewirausahan 2 SKS dan kompetensi kewirausahaan. Kegiatan kompetensi ini merupakan kegiatan non SKS yang lebih menekankan pada praktek berwirausaha. Mahasiswa yang telah menempuh kompetensi akan mendapatkan sertifikat dan sertifikat ini merupakan salah satu persyaratan untuk mengambil ijasah. Mulai tahun 2009, P2K aktif mengirimkan proposal kewirausahaan ke DIKTI maupun Kopertis Wilayah VII Jawa Timur dan proposal-proposal yang lolos mendapatkan pendanaan adalah :

1.       Program Mahasiswa Wirausaha (PMW) tahun 2009.

2.       Program Pengembangan Kewirausahaan dan Produktivitas Nasional (P2KPN) tahun 2010.

3.       Hibah Penguatan Pusat Kewirausahaan tahun 2011.

4.       Program Mahasiswa Wirausaha (PMW) dan Ipteks bagi Kewirausahaan (IbK) tahun 2012.

5.       Program Ipteks bagi Kewirausahaan (IbK) tahun kedua, Program Belajar Bekerja Terpadu (COOP – Cooperative Academic  Education) tahun 2013.

Di tahun 2013 ini P2K juga menjadi pembimbing mahasiswa dalam program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKMK). Selanjutnya mahasiswa jurusan akuntansi Fakultas Ekonomi UWG, Sulistina menyampaikan pengalamannya jatuh bangun di usaha jamur tiram, kemudian sekarang bangkit dan memulai usaha budidaya sayur organik dan lele organik,

Setelah penyampaian pengalaman kewirausahaan di Universitas Widyagama, acara dilanjutkan dengan tanya jawab. Peserta studi banding dengan antusias menanyakan berbagai hal seperti bagaimana memotivasi berwirausaha, cara menggali peluang usaha, bagaimana mengatasi perasaan takut gagal, cara mendapatkan modal usaha dan lain-lain. Pada akhir acara Tanya jawab, salah satu peserta studi banding yang bernama Pamungkas memberi masukan kepada Drs. Muhammad Nur Chusin supaya FKIP UMS juga memiliki lembaga pengembangan kewirausahaan sehingga mahasiswa yang ingin berwirausaha mendapatkan wadah untuk berkegiatan.

Acara diakhiri dengan tukar menukar cinderamata antara Universitas Widyagama Malang dengan Universitas Muhammadiyah Surakarta dan dilanjutkan dengan foto bersama. Sebelum meninggalkan Universitas Widyagama, tamu dari UMS mengunjungi pameran produk mahasiswa wirausaha yang menampilkan sayur organik, brownies, donut kentang, La soya Plus, minyak wangi non alkohol maupun aneka asesoris dari kain maupun kerang laut.

Print Friendly

KEGIATAN P2K 2013 : PROGRAM IbK DAN COOP

Tahun 2013 P2K mengadakan kegiatan :
1. Ipteks bagi Kewirausahaan (IbK)
Bagi mahasiswa yang tinggal di Malang dan mempunyai jiwa wirausaha serta berkeinginan untuk memulai usaha sendiri, silakan bergabung di P2K. Kegiatan IbK meliputi :
a. pelatihan kewirausahaan
b. magang
c. perguliran modal usaha
d. pendampingan usaha (mentoring)

2. COOP (program bekerja belajar terpadu)
Bagi mahasiswa yang berminat untuk mengikuti program magang kerja di UKM dengan mendapatkan INSENTIF, silakan mendaftar ke kantor P2K.
SYARAT :
1. minimal sudah menempuh 110 SKS
2. bersedia bekerja 7 jam per hari di UKM selama 4 bulan (Juni – September)
3. mengikuti kegiatan pembekalan
4. mengikuti seleksi untuk bisa ditempatkan di UKM sesuai minat/keahlian.

PENDAFTARAN UNTUK PROGRAM IbK DAN COOP dibuka hingga tanggal 22 MEI 2013.
INFORMASI LEBIH LANJUT DI KANTOR P2K GEDUNG WIDYAGRAHA LANTAI DASAR

Print Friendly

PROFIL PUSAT PENGEMBANGAN KEWIRAUSAHAAN

Talk Fusion Studio UTCTalk Fusion Studio UTC

Print Friendly

SEMINAR MOTIVASI PENGEMBANGAN DIRI DAN SERVICE EXCELLENT

Bekerjasama dengan PT.Swakarya Insan Mandiri (PT. SIM), pada tanggal 15 Desember 2012 Universitas Widyagama Malang menyelenggarakan Seminar “Motivasi Pengembangan Diri dan Service Excellent” bertempat di ruang F9 Kampus II Jl. Borobudur 35 Malang.

  baru Seminar dibuka oleh Wakil Rektor I Dr. Anwar Cengkeng, SH, MH. Wakil Rektor berpesan supaya mahasiswa mengikuti seminar ini dengan baik untuk menambah wawasan. Adapun pemateri seminar adalah Branch Manager PT. SIM Malang Mohammad Ershad Al Annas. PT. SIM adalah perusahaan alih daya yang berkomitmen utk menyediakan lapangan kerja bagi masyarakat (PT. Outsourcing). Website PT. SIM : www.sim.co.id; email: karir.malang@sim.co.id; Telp : 0341-7000465/712831.

   156292_4039934597393_837002672_n  seminar excelent 18242_4039929837274_827491131_n

Pemateri mengawali presentasinya dengan mengadakan tes karakter pola pikir. Kemudian menjelaskan perbedaan mentalitas orang kaya dan orang miskin. Pemateri juga mengutip beberapa quotations dari orang-orang terkenal seperti :
- Jika anda lahir miskin itu bukan salah anda, tapi jika anda mati miskin itu baru salah anda (Bill Gates).
- Setiap manusia memiliki jatah gagal, maka habiskan jatah gagalmu selagi muda (Dahlan Iskan).
- Kalau anda menghendaki perubahan kecil dalam hidup anda maka ubahlah sikap anda. Tetapi kalu anda menghendaki perubahan besar dalam hidup anda maka ubahlah pola pikir anda.
Selanjutnya pemateri menjelaskan tentang cita-cita. Memilih cita-cita itu harus smart.
S = specific
M = measurable
A = achievable
R = Realistic
T = Time Line
Sukses adalah keberhasilan anda berada di jalan menuju cita-cita anda. Cita-cita bisa dicapai dengan 3 AS, yaitu Kerja kerAS, Kerja CerdAS dan Kerja IkhlAS.
Sedangkan yang dimaksud dengan Service excellent adalah segala usaha perusahaan untuk memenuhi dan atau melampaui kebutuhan customernya.
Service excellent biasanya keluar dari hati.
Dimensi service ada 4 yaitu:
Strategy : harus pas sesuai target
system : SOP yg efisien, efektif
product : harus bagus
people : merupakan faktor penting bagi sebuah perusahaan untuk memenangkan persaingan.

Print Friendly

IMPLEMENTASI PROGRAM IPTEKS BAGI KEWIRAUSAHAAN DALAM MENUMBUHKAN WIRAUSAHA BARU DI UNIVERSITAS WIDYAGAMA MALANG

Universitas Widyagama Malang memiliki identitas ilmiah go research and entrepreneurship University. Sebagai implementasi identitas ilmiah tersebut, Pusat Pengembangan Kewirausahaan (P2K) telah didirikan pada tanggal 24 Juni 2005 berdasar Surat Keputusan Rektor Universitas Widyagama No. 11/PTS.030.H1/Kep/VI/2005. Pusat Pengembangan Kewirausahaan (P2K) adalah lembaga yang berada di bawah rektorat yang berfungsi dalam pengelolaan program-program kewirausahaan di Universitas Widyagama Malang.

P2K menyusun konsep perencanaan dan pengembangan, serta mengkoordinasikan kegiatan-kegiatan yang dibangun atas dasar konsep keilmuan, teknologi dan seni dari sumberdaya di Universitas. Sumber-sumber kompetensi, yakni laboratorium, dosen, dan sumberdaya penunjangnya dikelola untuk memberikan nilai tambah keilmuan dan ketrampilan.

Pembinaan dan Pengembangan Kewirausahaan selain diakomodasi dalam kurikulum sebagai Mata Kuliah (2 SKS) juga diberikan dalam bentuk Program Kompetensi Kewirausahaan yang wajib diikuti oleh mahasiswa yang dikelola oleh Pusat Pengembangan Kewirausahaan (P2K). Namun demikian pengelolaan P2K belum optimal dikarenakan sistem pembinaan kewirausahaan belum mensinergikan potensi dan sumber daya yang dimiliki; pola pembinaan kewirausahaan belum berkelanjutan (bersifat jangka pendek) dan belum terbentuknya unit inkubasi wirausaha baru. Kinerja P2K sejak tahun 2005 hingga 2010 dalam menghasilkan wirausahawan masih belum maksimal yang diindikasikan dengan belum signifikannya jumlah peserta kompetisi business plan serta minimnya jumlah wirausahan yang dihasilkan. Tersedianya fasilitas akses informasi (internet) belum dimanfaatkan secara maksimal seperti untuk melakukan eksplorasi peluang usaha/bisnis, promosi dan pamasaran. Beberapa laboratorium yang memiliki potensi pengembangan kewirausahaan belum termanfaatkan misalnya laboratorium pengolahan hasil pertanian, laboratorium teknik serta laboratorium komputer. Selain itu, dosen sebagai tenaga pendidik yang juga sebagian berpengalaman sebagai wirausahawan maupun praktisi belum dilibatkan secara maksimal dalam pengembangan kewirausahaan.

Rintisan pembinaan kewirausahaan mulai nampak pada tahun 2009 dengan diperolehnya dana PMW dari Kopertis VII yang menghasilkan 4 orang yang merintis wirausaha dalam skala mikro/kecil. Sejak tahun itu pula kompetisi bisnis plan dari program kompetensi kewirausahaan mulai diujicobakan untuk menggali potensi dan ide kreatif wirausaha mahasiswa meskipun belum maksimal karena secara umum usulannya masih belum mampu menghasilkan perencanaan usaha yang implementatif.

Perkembangan PKM (Program Kreativitas Mahasiswa) menunjukkan perkembangan yang cukup menggembirakan dengan capaian 13 judul didanai tahun 2010 dan 19 judul didanai tahun 2011 yang menunjukkan kemampuan mengembangkan dan menuangkan ide kreatif mulai meningkat meskipun belum satupun PKMK didanai. Awal tahun 2011 terdapat 5 kelompok mahasiswa berkesempatan mendapatkan bantuan pendanaan rintisan wirausaha baru yang bersumber dari Bantuan Program P2KPN yang masih memerlukan pemantauan dan pendampingan. Di tahun 2012, terdapat satu kelompok usaha sari kedele La Soya Plus yang berhasil memenangkan PMW (Program Mahasiswa Wirausaha), satu kelompok mahasiswa yang memenangkan PKMK dan 8 kelompok usaha baru dengan jumlah tenant 20 orang mahasiswa dan alumni dari program Ipteks bagi kewirausahaan (IbK).

Adapun misi program IbK adalah memandu Perguruan Tinggi menyelenggarakan unit layanan kewirausahaan yang professional, mandiri dan berkelanjutan, berwawasan knowledge based economy, sedangkan tujuannya adalah :

1) Menciptakan wirausaha baru mandiri berbasis Ipteks

2) Meningkatkan ketrampilan manajemen usaha bagi masyarakat industry

3) Menciptakan metode pelatihan kewirausahaan yang cocok bagi mahasiswa PKMK/PKM lainnya/mahasiswa yang sedang merintis usaha/alumni wirausaha.

Metode pelaksanaan program IbK ini adalah :

1. Sosialisasi

2. Seleksi peserta

3. Pelatihan kewirausahaan

4. Magang ke UKM mitra

5. Start up business

6. Pendampingan usaha

Dalam upaya menciptakan wirausaha baru mandiri berbasis ipteks diharapkan sesuai bidang ilmunya, program IbK dapat dilaksanakan dalam bentuk pelatihan kewirausahaan, menempatkan mahasiswa untuk melaksanakan magang pada perusahaan yang mapan dan memfasilitasi mahasiswa berwirausaha.

Pelatihan dilaksanakan untuk memberikan pengetahuan kewirausahaan, mendorong tumbuhnya motivasi berusaha, meningkatkan pemahaman manajemen (organisasi, produksi, keuangan dan pemasaran) serta membuat rencana bisnis atau studi kelayakan usaha. Kegiatan magang pada perusahaan dilaksanakan untuk memberikan pengalaman praktis bagi mahasiswa dengan cara ikut bekerja sehari-hari pada perusahaan tersebut. Mahasiswa yang telah mulai berwirausaha, mahasiswa PKMK atau PKM lainnya, alumni yang berminat atau baru merintis usaha bisa menyempurnakan kegiatan yang telah dilakukan sebelumnya untuk meningkatkan usahanya.

Berikut adalah data mahasiswa maupun alumni yang menjadi tenant IbK. Tenant berasal dari 4 fakultas yaitu Fakultas Pertanian, Ekonomi, hukum dan teknik. Usaha yang dirintis bervariasi mulai dari budidaya pertanian, pengolahan hasil pertanian dan peternakan, konveksi/sandang hingga usaha ekonomi kreatif (design advertising, membuat bros rajutan).

No. Nama Mahasiswa Fakultas Jenis usaha/produk

1. Sulistina Ekonomi Budidaya sayur organik

2. Lego Prasetyo Teknik Budidaya lele organik

3. Budi Santoso Hukum Budidaya lele organik

4. Bagas C teknik Budidaya lele organik

5. Mohammad Ali H Teknik Mirror Advertising

6. Multafat Lahani Teknik Mirror Advertising

7. Aidil Fitrianto Teknik Mirror Advertising

8. Putri Cholifah Ekonomi Abon cabe dan rajutan

9. Mirza Teknik Abon kelinci

10. Sikorsy Yudha M Hukum Beta klapertart

11. Ricky Pertanian La Soya Plus

12. Inggrid Pertanian La Soya Plus

13. Nanik Rokhamsyah Pertanian La Soya plus

14. Rochmatul Qoyimah Pertanian La soya plus

15. Panca Erik pertanian La soya plus

16. Yuli Eka Pertanian Susu jagung

17. Salis Pertanian Susu jagung

18. Affandi Rico T Teknik Malang wild education

19. Febrian Bagas C Teknik Domain

20. Maulana Ibrahim Ekonomi Baju muslim

Usaha keduapuluh mahasiswa tersebut saat ini sudah mulai berjalan, walaupun pasar mereka masih terbatas di Kota Malang. Mereka telah melalui proses pelatihan kewirausahaan, magang, menyusun business plan hingga memulai usaha (start up business). Untuk selanjutnya, akan dilakukan pengembangan pasar dan akan dilakukan evaluasi atas usaha yang sudah dijalankan, termasuk masalah packaging maupun ijin Depkes untuk usaha makanan minuman.

Read the rest of this entry »

Print Friendly

SIMPOSIUM PENELITIAN PEMBANGUNAN DAERAH

Kota Malang sebagai kota pendidikan tentunya banyak memiliki potensi karya intelektual yang selama ini belum terimplementasi dengan baik pada tataran praktis dalam pembangunan daerah pada umumnya dan khususnya di Kota Malang.
Adanya kesenjangan antara lembaga penelitian (peneliti) selaku subyek, dan wilayah Kota Malang selaku obyek telah menyebabkan banyaknya penelitian yang dibiayai baik oleh negara, swasta, maupun mandiri menjadi “Bak Menara Gading”. Untuk kepentingan tersebut, Pemerintah Kota Malang melalui Bappeda Kota Malang mengadakan Simposium Penelitian Pembangunan Daerah pada tanggal 5-8 Nopember 2012, yang bertujuan untuk saling mengakses dan menjadikan wahana yang berguna untuk mencari pemecahan issue atau permasalahan strategis terkait program-program pembangunan Kota Malang baik substansi hal-hal yang telah direncanakan dalam RPJM atau rencana-rencana lainnya maupun solusi kritis guna penyusunan kerangka dasar dalam perencanaan Kota Malang kedepan dengan melibatkan para pakar, peneliti, perekayasa, praktisi, pemerhati pembangunan dari berbagai unsur perguruan tinggi, lembaga penelitian, LSM dan lain-lainnya.
Dari 24 makalah yang terseleksi untuk dipresentasikan tanggal 5-8 Nopember, 4 makalah berasal dari dosen Universitas Widyagama Malang, yaitu :

Bidang PERKOTAAN DAN PEMBANGUNAN (Senin, 5 Nopember 2012)
Dr. AGUS TUGAS SUDJIANTO, ST, MT : Kajian Teknis Pemasangan Clayliner di LPA Supit Urang Kota Malang

BIDANG SDM DAN PEMERINTAHAN (Rabu, 7 November 2012)
Dr. FATKHUROHMAN, SH, MH : Mencari Ketepatan Proporsi Teori Penegakan Hukum Dalam Penyelesaian Perda Bermasalah
Dr. SIRAJUDDIN, SH.,MH : Partisipasi Perempuan dalam Pembentukan Peraturan Daerah di Era Otonomi Daerah

BIDANG REKAYASA TEKNOLOGI DAN PENGEMBANGAN DAERAH (Kamis, 8 Nov 2012)
WIWIN PURNOMOWATI : Pentingnya SDM Dan IPTEKS Untuk Mewujudkan Kota Malang Sebagai Smart City

Print Friendly

Universitas Widyagama
Translator
    Translate to:

Fakultas/Lembaga
Lembaga Penunjang
October 2014
M T W T F S S
« Jul    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  
internal link
Who’s Online and Rank
Page Ranking Tool
Viewer Stat
Follow

Get every new post on this blog delivered to your Inbox.

Join other followers: