Universitas Widyagama Malang mendirikan LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi) untuk Meningkatkan Kompetensi Mahasiswa

Perguruan tinggi beramai-ramai mempersiapkan mahasiswanya menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Salah satu cara adalah dengan membekali anak didik dengan sertifikasi kompetensi. Peningkatan pemahaman dan kesadaran akan arti sertifikasi kompetensi kerja sangat penting dilakukan. Hal itu akan berdampak pada penerimaan, pengakuan dan penghargaan terhadap sertifikasi kompetensi. Banyak sekali kerugian ketika tenaga kerja tak mengantongi sertifikasi kompetensi yang dikeluarkan oleh lembaga sertifikasi profesi yang telah terakreditasi. Contoh kecilnya tenaga kerja tak akan dapat upah kerja yang lebih tinggi jika tak kantongi sertifikasi itu, bahkan cenderung di bawah standar upah layak biasanya.

Selain itu, sertifikasi sebagai upaya menaikkan daya saing kompentensi tenaga kerja lokal  dengan standar kompentensi yang dimiliki oleh tenaga kerja asing yang akan secara bebas masuk dan bekerja di Indonesia dengan diterapkannya MEA. Karena sangat berbahaya jika standar kompetensi profesi tenaga kerja Indonesia  tertinggal dibanding standar kompetensi tenaga kerja asing, maka tenaga kerja kita banyak yang tidak terpakai. Oleh karena itu, peningkatan pemahaman dan kesadaran akan arti pentingnya sertifikasi kompetensi kerja menjadi sangat strategis, terutama dari pemangku kepentingan pengguna.

Sistem sertifikasi kompetensi ini tidak hanya dapat diterapkan bagi tenaga kerja yang sudah bekerja pada sektor industri formal, tapi dapat diikuti oleh tenaga kerja di sektor informal, para pencari kerja, para profesional di setiap bidangnya maupun bagi mereka yang masih mengikuti pendidikan di tingkat menengah dan perguruan tinggi. Menurut Menakertrans sistem sertifikasi kompetensi yang dicangkokkan pada kurikulum sistem pendidikan merupakan langkah yang tepat untuk menghasilkan lulusan pendidikan yang kompeten, yaitu lulusan pendidikan yang memiliki kemampuan sesuai standar keterampilan yang dipersyaratkan oleh dunia kerja. Jadi para lulusan pendidikan itu mendapatkan double degree, yakni yang pertama ijazah sebagai tanda tamat belajar dari lembaga pendidikan dan kedua sertifikat vokasional dari lembaga sertifikasi profesi (LSP).

Adapun tujuan Universitas Widyagama mendirikan LSP adalah untuk memastikan link and match antara kompetensi lulusan dengan tuntutan kompetensi dunia industri. Sedangkan tujuan sertifikasi profesi bagi tenaga kerja adalah :

-          Membantu tenaga kerja profesi meyakinkan  organisasi/industri bahwa dirinya kompeten dalam bekerja atau menghasilkan produk/jasa

-          Membantu memastikan dan memelihara kompetensi untuk meningkatkan percaya diri tenaga profesi.

-          Membantu tenaga kerja profesi dalam merencanakan karirnya.

-          Membantu tenaga profesi dalam promosi profesinya di pasar tenaga kerja.

-          Membantu pengakuan kompetensi lintas sektor dan lintas negara.

Pada tanggal 16-18 Maret 2016 Universitas Widyagama Malang mengikuti Pelatihan Penerapan Dokumen (Pendok) dan Apresiasi Bagi 10 CLSP yang dielenggrakan oleh Aptikom Wilayah VII bekerjasama dengan BNSP di Hotel Same Malang. Dengan mendirikan LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi), Universitas Widyagama berkomitmen meningkatkan kompetensi mahasiswa sehingga daya saing di dunia kerja lebih tinggi. Adapun dua skema sertifikasi yang telah mendapatkan persetujuan Prof. Dr. Ir. Richardus Eko Indrajit, M.Sc, MBA, MA, M. Phil dan Bonardo Tobing, BSBA (Anggota Komisi Harmonisasi dan Kelembagaan BNSP)  adalah skema programmer komputer dan jaringan komputer.

 

Print Friendly

DISEMINASI HIBAH PUSAT KARIR DAN TRACER STUDY DI KOPERTIS WILAYAH VII

DISEMINASI HIBAH PUSAT KARIR DAN HIBAH TRACER STUDY DI KOPERTIS VII SURABAYA

Kamis 10 Maret 2016 Universitas Widyagama Malang mengikuti acara Diseminasi Program Hibah Pusat Karir (PHPK) dan Program Hibah Tracer Study (PHTS) yang diselenggarakan oleh Direktorat Kemahasiswaan Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan KemristekDikti dengan Kopertis Wilayah VII. Acara ini diikuti oleh 150 peserta dari Kopertis Wilayah VII dan Kopertis Wilayah VIII.
1. Program Hibah Pusat karir (PHPK)
PHPK diadakan dalam rangka menunjang pelaksanaan penyelarasan pendidikan dengan dunia kerja dan menyiapkan lulusan Perguruan Tinggi (PT) untuk bersaing di pasar kerja yang makin kompetitif. PT harus memfasilitasi upaya peningkatan kebekerjaan (employability) lulusannya. Hal ini juga merupakan bentuk tanggung jawab PT kepada masyarakat dalam hal relevansi outcome pendidikan tinggi. Lulusan yang berhasil dan secara professional sukses pada saatnya akan menjadi salah satu asset utama PT dan kontribusinya bagi dunia pendidikan tinggi akan menjadi signifikan.
Oleh sebab itu setiap PT diharapkan membentuk dan menjalankan fungsi Pusat Karir di tingkat PT yang bertujuan untuk menyiapkan lulusan meniti sukses karir professional setelah meninggalkan pendidikan tinggi. Tujuan lain adalah membantu program pemerintah dalam rangka memetakan dan menyelaraskan kebutuhan dunia kerja dengan kompetensi yang diperoleh dari PT. Faktanya, di Indonesia dari 4398 PT (Akademi, Sekolah Tinggi, Institut, Politeknik dan Universitas, baru sekitar 5% yang memiliki Pusat Karir di tingkat PT. Oleh karena itu KemristekDikti menyediakan dan untuk Program Hibah Pusat Karir (PHPK) bagi 100 PT yang memenuhi persyaratan.
PHPK adalah program hibah yang diberikan untuk mewujudkan pendirian dan pengembangan Pusat Karir di PT. Jumlah dana hibah maksimum sebesar Rp50.000.000,- (lima puluh juta rupiah). Durasi program adalah 6 bulan dimulai sejak April hingga September 2016
Universitas Widyagama Malang telah mendirikan Pusat Pengembangan Karir (P2K) pada tahun 2013 dengan Ketua Dra. Wiwin Purnomowati, M.Si. Program yang dilaksanakan P2K Universitas Widyagama antara lain pelatihan public speaking, konsultasi karir, pelatihan kompetensi (Teknologi Informasi, Kewirausahaan, TOEFL, Basic conversation of English), campus recruitment, tracer study dan job fair.
2. Program Hibah Tracer Study (PHTS)
Tracer study yang dipahami sebagai survey alimni dilaksanakan perguruan tinggi dengan tujuan menggali informasi yang berkaitan dengan perjalanan lulusan, mulai dari saat mereka menyelesaikan masa pendidikannya di perguruan tinggi (PT) sampai pada waktu pelaksanaan survey. Informasi yang didapat dari tracer study sangat berguna untuk berbagai evaluasi hasil pendidikan tinggi, penyempurnaan dan penjaminan kualitas lembaga pendidikan tinggi dan relevansi pendidikan tinggi, informasi bagi para pemangku kepentingan (stakeholders), dan kelengkapan persyaratan bagi akreditasi pendidikan tinggi.
Untuk itulah perguruan tinggi diharapkan menjalankan program tracer study yang tepat yang bertujuan untuk mengetahui penyerapan, proses, dan posisi lulusan dalam dunia kerja agar kemudian dapat menyiapkan lulusan sesuai dengan kompetensi yang diperlukan di dunia kerja serta membantu program pemerintah dalam rangka memetakan dan menyelaraskan kebutuhan dunia kerja dengan kompetensi yang diperoleh dari perguruan tinggi.
Sehubungan dengan hal tersebut di Subdirektorat Penyelarasan kebutuhan kerja Direktorat Kemahasiswaan, Ditjen Pembelajaran dan kemahasiswaan, Kementrian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi menyediakan dana Program Hibah Tracer Study (PHTS) bagi 100 perguruan tinggi yang memenuhi persyaratan. Universitas Widyagama Malang telah mendapatkan hibah ini pada tahun 2014.

Print Friendly

UNIVERSITAS WIDYAGAMA MALANG MENJADI JUARA DALAM EKSPO KEWIRAUSAHAAN MAHASISWA INDONESIA (KMI) 2014

Sejak diluncurkan Program mahasiswa wirausaha (PMW) oleh Direktorat Perguruan Tinggi tahun 2009, Perguruan Tinggi seluruh Indonesia telah masuk pada era baru pengembangan jiwa kewirausahaan pada mahasiswa sebagai sebagai salah satu bagian penting dalam peningkiatan kualitas lulusan. PMW menjadi bentuk nyata bagi civitas akademik khususnya mahasiswa untuk lebih mengenal dan merasakan serta menerapkan konsep pengembangan ide dan peluang menjadi bisnis.

Politeknik se-Indonesia melalui Badan Koordinasi Kemahasiswaan (Bakorma) secara aktiof telah mewadahi kegiatan PMW Politeknik melalui kegiatan ekspo PMW yang telah dilaksanakan sejak tahun 2010. Kemudian sesuai hasil pertemuan Bakorma Politeknik se-Indonesia, Politeknik Negeri Jember (Polije) mendapat kepercayaan untuk melaksanakan kegiatan Ekspo PMW ke V tahun 2014. Berdasar hasil koordinasi dengan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, terbit surat penawaran Direktur Pembelajaran dan kemahasiswaan (Belmawa) kepada seluruh perguruan tinggi di Indonesia untuk mengikuti ekspo kewirausahaan Indonesia 2014. Ekspo PMW ke V ini diselenggarakan di Politeknik Jember dari tanggal 27 – 29 Nopember 2014 dan  diikuti oleh 61 PT dari seluruh Indonesia, yang terdiri dari 46 PTN dan 15 PTS.

Universitas Widyagama (UWG) Malang terpilih sebagai salah satu peserta ekspo mewakili Kopertis VII Jawa Timur. Delegasi Universitas Widyagama Malang dipimpin oleh Dra. Wiwin Purnomowati, M.Si beserta 2 (dua) mahasiswa wirausaha dari program IbK (Ipteks bagi Kewirausahaan), yaitu M Ali Hamzah (Mirror Advertising) dan Andik kurniawan (Andy Farm).

Stan UWG menampilkan berbagai produk hasil karya mahasiswa seperti hidroponik dan sayur organik, sepatu custom, sambal (salon rambut gimbal), bumbu rujak manis kemasan botol, handycraft dari kain flannel serta aneka produk desain dan advertising. Stan UWG selalu ramai dikunjungi pengunjung, karena mereka tertarik dengan desain stan yang unik serta aneka produk yang menarik, terutama hidroponik karya Andik Kurniawan mahasiswa fakultas pertanian.

10431486_10203154127074686_3473049543785450683_n 10639447_10203154124954633_6962632376444353457_n 10675797_10203154128794729_8518959019337204452_n

 

 

 

 

 

 

 

Selain menampilkan aneka produk mahasiswa, stan UWG juga menampilkan beberapa poster program kewirausahaan yang dikelola P2K (Pusat Pengembangan Kewirausahaan). Berikut prestasi P2K dalam program kewirausahaan bekerjasama dengan Dikti maupun Kopertis VII  adalah sebagai berikut :

-          2009 : PMW (Program Mahasiswa Wirausaha)

-          2010 : P2KPN (Program Penguatan Kewirausahaan dan Produktivitas Nasional)

-          2011 : hibah penguatan kelembagaan kewirausahaan

-          2012 : program IbK (Ipteks bagi Kewirausahaan) tahun 1, PMW

-          2013 : program IbK tahun ke 2, COOP (Cooperative Academic Education) tahun 1, PKMK (Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan)

-          2014 : program IbK tahun 3, COOP tahun ke 2, dan PKMK

Desain stan yang menarik serta produk-produk mahasiswa yang unik mampu menghipnotis pengunjung untuk mengunjungi stan Universitas Widyagama Malang. Di samping itu, dukungan kelembagaan kewirausahaan (P2K) dengan  program-program yang mampu menumbuhkan wirausaha baru, sehingga Universitas widyagama Malang terpilih sebagai salah satu juara “Pengelola Program Kewirausahaan Terbaik” dalam Ekspo KMI 2014 ini. Semoga ke depan P2K Universitas Widyagama semakin maju dan mampu menghasilkan wirausaha mahasiswa yang lebih banyak dan lebih sukses. Amin.

10710515_10203160046462667_8057469190279963295_n 10306463_10203160048062707_934272349292374531_n 1461249_10203160042902578_8390107218199311619_n1508568_10203154121954558_8866504781828731184_n 10403152_10203160046982680_7171408874663666353_n 1794710_10203160045742649_7530486781787126679_n 1531578_10203160048822726_6620034294401455608_n 1512333_10203154122314567_3744693399829565598_n 10441321_10203160044182610_5749976564147029477_n

Print Friendly

P2K: Kuliah Umum Public Speaking

foto kuliah umum public speaking P2K-13 Nopember 2014_2Masih dalam bagian rangkaian kegiatan P2K (Pusat Pengembangan Karir) UWG, hari ini Kamis 13 Nopember 2014 bertempat di Auditorium Kampus III berlangsung acara Kuliah Umum tentang Public Speaking. Setelah sehari sebelumnya kemarin P2K mengundang 20 PTS se Malang Raya dalam acara Sosialisasi dan Pendampingan Program Hibah Tracer Study, Ketua P2K (Dra. Wiwin Purnomowati, MSi) mengundang sekitar 150 mahasiswa untuk mengikuti kuliah umum ini. Apa itu Public Speaking ? yaitu; ilmu ngobrol, atau dalam bahasa resminya kemampuan berkomunikasi yang baik dengan tujuan untuk meyakinkan orang lain untuk tertarik dengan apa yang menjadi maksud dan tujuan yang kita tawarkan. Ini sangat baik untuk bekal mahasiswa nantinya setelah lulus, dalam mengaplikasikannya di dunia kerja, sebagai contoh mereka yang bekerja di bagian marketing. Tentu ilmu public speaking ini harus bisa dikuasai, sehingga mampu menarik perhatian lawan bicara atau audien tentang tema / judul dari sebuah presentasi yang disampaikannya. Manfaat dari public speaking ini antara lain; presenting well, Slide presentasi jika full tulisan dapat memecah konsentrasi audience antara lihat pemateri dg baca tulisan, materi bisa dijelaskan dengan gampang dan mudah dimengerti (tutur narasumber). Acara yang berlangsung lebih kurang selama 90 menit di Auditorium Kampus III ini disambut baik oleh peserta (mahasiswa UWG) yang hadir, terbukti dengan banyaknya pertanyaan yang dilontarkan kepada narasumber. Perlu diketahui bahwa narasumber kuliah umum tentang Public Speaking ini adalah mahasiswa aktif program Studi Ilmu Hukum yang bekerja sebagai penyiar Radio. foto kuliah umum public speaking P2K-13 Nopember 2014Hal yang tidak kalah pentingnya yaitu bahwa acara ini diselenggarakan oleh P2K (Pusat Pengembangan Karir) Universitas Widyagama Malang, karena merupakan bagian pembelajaran untuk menambah wawasan kepada mahasiswa peserta magang program COOP tahun 2014 dimana P2K mendapatkan dana hibah dari ditjen Dikti untuk tahun yang kedua. Melalui program mahasiswa magang ini diharapkan dapat membekali mahasiswa nantinya setelah lulus sebagai bahan referensi pengalaman pekerjaan di dunia kerja nantinya. Jika nantinya setelah lulus menjadi pekerja / karyawan / pegawai di suatu instansi pemerintah / swasta paling tidak mereka sudah mempunyai modal skill berupa pengalaman kerja (magang) diperusahaan. Namun tidak menutup kemungkinan juga mahasiswa peserta magang ini nantinya setelah lulus bisa membuka sebuah usaha / berwirausaha mandiri yakni menjadi job creator. (san/pip)

 

Print Friendly

Kegiatan Pusat Pengembangan Karir (P2K) UWG 2014

Kegiatan Pusat Pengembangan Karir (P2K) Universitas Widyagama Malang pada tahun 2014 bekerjasama dengan Dikti KEMDIKNAS adalah sebagai berikut :

1. TRACER STUDY

Tracer study adalah studi pelacakan jejak lulusan/alumni yang dilakukan 2 tahun setelah lulus dan bertujuan untuk mengetahui:

—a. Outcome pendidikan dalam bentuk transisi dari dunia pendidikan tinggi ke dunia kerja (termasuk masa tunggu kerja dan proses pencarian kerja pertama), situasi kerja terakhir, dan aplikasi kompetensi di dunia kerja.
—b. Output pendidikan yaitu penilaian diri terhadap penguasaan dan pemerolehan kompetensi.
—c. Proses pendidikan berupa evaluasi proses pembelajaran dan kontribusi pendidikan tinggi terhadap pemerolehan kompetensi.

—d. Input pendidikan berupa penggalian lebih lanjut terhadap informasi sosiobiografis lulusan.

Program tracer study Universitas Widyagama tahun 2014 ini dilaksanakan terhadap lulusan tahun 2012  karena 2 tahun setelah lulus merupakan saat yang tepat untuk melakukan tracer study. Alasannya :

—a. Tepat dari segi waktu: hampir semua lulusan sudah punya pengalaman bekerja; evaluasi terhadap proses pembelajaran dan kompetensi setelah lulus masih dapat dilakukan; dinamika dunia kerja dan zeitgeist secara keseluruhan masih dapat dirangkum (comprehensible)

—b. Tepat dari segi manajemen: database lulusan lebih lengkap, memberi kesempatan untuk refleksi dan evaluasi bagi pelaksanaan mendatang.

2. PROGRAM IPTEKS BAGI KEWIRAUSAHAAN (IbK)

Program ipteks bagi kewirausahaan (IbK) merupakan program yang bertujuan untuk menciptakan wirausaha baru yang mandiri. Dalam upaya menciptakan wirausaha baru mandiri, program IbK di Universitas Widyagama Malang dilaksanakan dalam bentuk pelatihan kewirausahaan, menempatkan mahasiswa untuk melaksanakan magang pada UMKM dan memfasilitasi mahasiswa berwirausaha. Pelatihan dilaksanakan untuk memberikan pengetahuan kewirausahaan, mendorong tumbuhnya motivasi berwirausaha, meningkatkan pemahaman manajemen (organisasi, produksi, keuangan dan pemasaran) dan membuat rencana bisnis. Adapun fasilitasi mahasiswa berwirausaha berupa permodalan maupun pendampingan usaha (mentoring).

Jumlah tenant IbK minimal 20 mahasiswa per tahun. Wirausaha yang menjadi tenant IbK berasal dari peserta PKMK atau PKM lainnya, mahasiswa yang sudah punya usaha ataupun yang belum punya usaha serta alumni. Jenis usaha tenant IbK  tahun kedua (tahun 2013) yaitu  di bidang percetakan dan advertising, la soya plus, abon lele dan budidaya lele organik, es mocachino cincau, rumah brownies, pembuatan switching power supply, penggemukan domba dan kambing serta produksi choco crunchy. Dari 20 wirausaha baru di tahun 2013, setidaknya ada 5 wirausaha baru yang mandiri yaitu Sulistina (kripika pisang madu dan abon lele), Setyawan Santoso (Salon rambut gimbal), Riza (penggemukan domba), Syaiful Adhim (switching power supply) dan Ali Hamzah (Mirror advertising) Selanjutnya di tahun 2014 akan dilakukan seleksi wirausaha baru lagi untuk mengisi kekosongan 5 wirausaha baru di tahun 2013 yang sudah mandiri. Adapun jenis usaha yang menjadi tenant IbK tahun 2014 antara lain adalah sepatu custom C&C Leather, penggemukan domba, budidaya sayur organik, budidaya sayur organik, ternak kenari, handycraft, rumah brownies dan usaha design and advertising.

 

289552_1976884702435_1979308370_o 326174_1976917903265_1445903755_o 615190_3590883891406_1430101794_o

 

 

 

 

 

 

 

3. COOP (Cooperative Academic Education Program) atau Program Belajar Bekerja Terpadu (PBBT)

COOP atau PBBT ini berbeda dengan magang atau praktek kerja. PBBT  diikuti oleh mahasiswa yang telah menempuh minimal 110 SKS atau tinggal menyusun skripsi atau tinggal menunggu sidang atau sedang menunggu waktu wisuda. Tenggang waktu menunggu tersebut dapat dimanfaat untuk bekerja di perusahaan. Perbedaan lainnya dengan magang dan praktek kerja adalah mahasiswa dalam PBBT memiliki hak dan kewajiban yang hampir sama dengan karyawan. Mereka mendapat kompensasi, memperoleh fasilitas kerja, memperoleh bantuan pelayanan kesehatan. Di samping untuk mereka memiliki kewajiban untuk bekerja secara penuh waktu dan memiliki target pekerjaan yang jelas.

Tujuan Program COOP/ Program Belajar Bekerja Terpadu (PBBT) adalah :

  1. Menghasilkan wirausaha muda yang memiliki gagasan baru dalam menciptakan lapangan kerja.
  2. Meningkatkan mutu dan relevansi lulusan Perguruan Tinggi dengan dunia kerja.
  3. Meningkatkan kualitas usaha mikro kecil menengah (UMKM) dalam pengelolaan dan pengembangan usaha.
  4. Meningkatkan jaringan kerjasama Perguruan Tinggi dengan dunia usaha/industri.
  5. Meningkatkan kepercayaan dunia usaha terhadap Perguruan Tinggi.

Program COOP ini juga  merupakan program Early Identification bagi perusahaan untuk mengidentifikasi sejak dini para peserta PBBT yang potensial untuk dijaring dalam program rekrutasi karyawan. Biasanya mereka yang mengikuti PBBT telah diseleksi sedemikian rupa oleh Perguruan Tinggi dan kemudian mereka dapat dievaluasi selama mengikuti PBBT yang berlangsung 4 bulan.

Program ini juga bermanfaat bagi Perguruan Tinggi dan Mahasiswa. Bagi perguruan tinggi merupakan media untuk mengimplementasi konsep “Link and Match”, dapat dijadikan umpan balik bagi kurikulum dan pengajaran yang sesuai dengan tuntutan dunia kerja dan mendukung program kemitraan dengan dunia usaha. Bagi mahasiswa jelas ini merupakan program belajar kerja yang terpadu sebagai suatu media untuk mengimplementasikan ilmu yang telah dipelajari selama kuliah, dapat mengenal dunia kerja, dan memanfaatkan waktu secara produktif sambil menunggu kelulusan.

1013948_10200131052899721_1929607340_n    1044936_10200158221898929_165825829_n  943510_10200131075420284_185465436_n

Print Friendly

1560695_448989655226864_1999503559_n

 

Dapatkan kesempatan tes dan interview langsung bagi lulusan SMU/SMK dan S1
pada acara “MALANG BURSA KERJA / JOB FAIR 2014″ yang diselenggarakan atas kerjasama P2K, Prodi Manajemen Universitas Widyagama Malang dengan PM Organizer besok pada :

Tanggal  : 22-23 Januari 2014
Jam         : 09.00-15.00 WIB
Tempat  : gedung Widyagraha, Universitas Widyagama Jl. Borobudur 35 Malang.

Diikuti oleh Perusahaan Nasional dan multinasional yang terpercaya.
Bawa lamaran anda sebanyak-banyaknya.
Pembelian formulir di Prodi Manajemen dan kantor P2K Universitas Widyagama Malang, di gedung Widyagraha lt dasar, Jl. borobudur 35 Malang.

Print Friendly

KUNJUNGAN STUDI BANDING DARI STIEBBANK YOGYAKARTA

Hari Kamis 22 Agustus 2013 bertempat di Ruang P2K, Universitas Widyagama Malang menerima kunjungan studi banding STIEBBANK Yogyakarta.

Rektor Universitas Widyagama, Prof. Dr. Ir. Iwan Nugroho, MS mengawali sambutannya dengan memperkenalkan semua pejabat struktural yang hadir, kemudian menjelaskan prestasi Universitas Widyagama di bidang penelitian dan pengabdian yang didanai Dikti. Selanjutnya Rektor menyampaikan bahwa akhir-akhir ini kegiatan kewirausahaan mahasiswa  mendapat perhatian pemerintah, antara lain dengan banyaknya program pengembangan kewirausahaan yang ditawarkan Dikti.

 859462_455933967837972_592424094_o  859462_455933961171306_1788120787_o 859462_455933964504639_732221247_o

 

 

 

 

 

 

Kemudian pimpinan studi banding Fransisca Diwati, SH.,MM ( Ketua Komite Manajemen ) memperkenalkan anggota tim studi banding dan menyampaikan maksud kunjungan adalah untuk menambah pengetahuan tentang kurikulum kewirausahaan serta menggali pengalaman di bidang kewirausahaan di Universitas Widyagama Malang.

Acara studi banding dilanjutkan dengan presentasi dari Kepala Pusat Pengembangan Kewirausahaan (P2K) Dra. Wiwin Purnomowati, M.Si. Kepala P2K menjelaskan tentang kurikulum kewirausahaan 2 SKS yang wajib ditempuh mahasiswa dari semua fakultas. Selain itu mahasiswa juga wajib menempuh kompetensi kewirausahaan 0 SKS yang dilaksanakan dengan tujuan untuk menumbuhkan wirausaha baru di kalangan mahasiswa. Metode yang diterapkan di kegiatan kewirausahaan antara lain pelatihan kewirausahaan, kuliah kewirausahaan oleh praktisi wirausaha, role playing, uji nyali, start up business dan mentoring.

Selanjutnya kepala P2K menjelaskan bahwa P2K didirikan tahun 2005 sebagai implementasi dari identitas ilmiah “Go Research and Entrepreneurship University”. P2K sendiri saat ini belum sempurna dan masih perlu pengembangan disana sini. Alhamdulillah mulai tahun 2009, proposal yang diajukan P2K mendapat pendanaan dari Dikti maupun Kopertis VII sehingga hal ini bisa membantu mendorong penumbuhan wirausaha baru di kalangan mahasiswa. Setelah penyampaian pengalaman kewirausahaan di Universitas Widyagama, acara dilanjutkan dengan tanya jawab. Peserta studi banding dengan antusias menanyakan berbagai hal seperti bagaimana strategi agar proposal yang disusun memperoleh dana dari Dikti, apakah kurikulum kewirausahaan yang diterapkan di semua fakultas sama, metode mengajarkan kewirausahaan, struktur organisasi P2K dan lain-lain.

Acara selanjutnya adalah penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama (MoU) antara Universitas Widyagama dengan STIEBBANK Yogyakarta. Maksud dan tujuan MoU ini adalah untuk menjalin kerjasama dalam bidang pendidikan kewirausahaan.

 

Ruang lingkup kerjasama ini meliputi :

Pengiriman Narasumber dalam kegiatan seminar, pelatihan dan kegiatan ilmiah bidang kewirausahaan lainnya   pada STIEBBANK.

Setelah itu dilakukan tukar menukar cinderamata antara kedua pihak dan dilanjutkan dengan foto bersama. Setelah meninggalkan Universitas Widyagama, tamu studi banding diantar mengunjungi UKM mitra So Kreesh yang menjadi tempat mahasiswa magang kewirausahaan dalam program COOP dan Atmaja Farm yang merupakan wirausaha mahasiswa peserta program IbK (Ipteks bagi kewirausahaan).

1263813_664403760239529_302548829_o1278951_664403986906173_420437691_o

 

Print Friendly

UWG PEMAKALAH DI THE 5th IICIES 2013

999321_10200123484070505_1023484685_n

UWG menjadi salah satu pemakalah dalam The 5th Indonesia International Conference on Innovation, Entrepreneurship and Small Business (IICIES 2013) yang diselenggarakan di Grand Royal Panghegar Bandung tanggal 24-27 Juni 2013. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Center for Innovation, Entrepreneurship and Leadership (CIEL) dan School of  Business and Management (SBM) ITB.  Adapun tema IICIES tahun ini adalah “Empowering Small Business to Grow and Thrive in the Global Market”. Tema ini akan membawa pengembangan kewirausahaan UKM (usaha kecil menengah) yang memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia. IICIES 2013 diisi dengan berbagai program seperti workshop, Master and Doctoral Consortium, seminar dan paralel session.

267331_10200123458749872_901561129_n

 

 

Keynote Speaker dalam konferensi ini berasal dari dalam dan luar negeri, seperti Gerald Lidstone dan Sian Prime (Dosen Goldsmiths, University of London), Budi Gunadi Sadikin (Presdir PT Bank Mandiri Pesero Tbk), Susi Pudjiastuti (Pendiri Susi Air), Sen Sandjaya (Monash University), Keith Davies (Direktur British Council Indonesia), Setyadi Ongkowidjaja (Indonesian Business Centre Singapura), Safitri Siswono (CEO PT Arthaguna Ciptasarana), Rusel Toth (University of Sydney) dan Dwi Larso (ITB).

1010249_10200123452709721_1688213527_n      1001757_10200123508271110_369615480_n1044344_10200123465470040_585079427_n

 

 

 

 

 

 

Konferensi ini juga merupakan kesempatan bagi seluruh masyarakat (baik dari dalam maupun luar negeri) untuk menulis artikel ilmiah dalam bidang inovasi, kewirausahaan dan UKM (usaha kecil menengah). Artikel yang terpilih untuk dipresentasikan dalam IICIES 2013 akan dipublikasikan dalam bentuk proceeding dan jurnal, dan akan diberikan penghargaan bagi artikel terbaik.

971322_10200123431189183_359406533_n

IICIES 2013 dimulai tanggal 24 Juni 2013 dengan kegiatan Master and Doctoral Consortium yang bertempat di gedung MBA ITB.  Pemateri kegiatan ini adalah Prof. Togar M Simatupang dari SBM ITB dengan tema “Research : From Ideas to Publication”. Selanjutnya welcoming ceremony dilaksanakan di Selasar Sunaryo, suatu restoran dan juga merupakan art gallery milik seniman Sunaryo. Di hari selanjutnya kegiatan dilaksanakan di Grand Royal Panghegar, Jl. Merdeka Bandung. Kegiatan hari kedua adalah plenary session and parallel session. Kegiatan hari ketiga adalah plenary session, parallel session, workshop serta gala dinner and award ceremony. Gala dinner dilaksanakan di Bumi Sangkuriang. Kegiatan hari terakhir adalah plenary session, parallel session, workshop dan closing ceremony.

UWG menjadi salah satu dari 139 pemakalah yang berasal dari 11 negara. Adapun judul artikel yang dipresentasikan Wiwin Purnomowati sebagai perwakilan dari UWG adalah “The Importance of Entrepreneurship Education Since Early”. Artikel ini ditulis sebagai salah satu output dari program Ipteks Bagi Kewirausahaan (IbK), dimana dalam artikel disebutkan bahwa program IbK bertujuan untuk menumbuhkan mahasiswa wirausaha. Namun sangat sulit mengubah mindset mahasiswa dari job seeker menjadi job creator, meskipun sudah ada mata kuliah kewirausahaan (namun hanya 2 SKS) dan kegiatan ekstra kurikuler kewirausahaan. Dibutuhkan proses yang panjang dan waktu yang lama untuk menanamkan  jiwa kewirausahaan. Oleh karena itu pemakalah menyarankan untuk memasukkan kewirausahaan dalam kurikulum pendidikan mulai Sekolah Dasar, dengan harapan jiwa kewirausahaan bisa ditanamkan sejak dini untuk mempersiapkan generasi muda sebagai job creator.

Print Friendly

P2K UWG TERIMA KUNJUNGAN STUDI BANDING DARI UMS

Hari Sabtu 1 Juni 2013 bertempat di Auditorium Kampus 3 Universitas Widyagama Malang, Pusat Pengembangan Kewirausahaan (P2K) menerima kunjungan studi banding 120 mahasiswa FKIP Program Studi Akuntansi dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Dalam sambutannya, pimpinan studi banding, Drs. Muhammad Nur Chusin, SE, M.Ag. menyampaikan bahwa maksud kunjungan adalah untuk menambah pengalaman mahasiswa. Selain itu juga untuk menimba pengalaman Universitas Widyagama di bidang kewirausahaan dikarenakan FKIP UMS sudah ada mata kuliah kewirausahaan namun belum memiliki lembaga pengembangan kewirausahaan, sehingga kegiatan kewirausahaan  masih terbatas.

Acara studi banding ini  dihadiri Rektor, Wakil Rektor I dan II, Dekan, Ketua LPPM, Sekretaris Pasca Sarjana, Kabiro, Kabag Keuangan dan Kabag Kemahasiswaan. Selanjutnya Rektor Universitas Widyagama, Prof. Dr. Ir. Iwan Nugroho, MS dalam sambutannya menyampaikan bahwa akhir-akhir ini kegiatan kewirausahaan mahasiswa  mendapat perhatian pemerintah, antara lain dengan banyaknya program pengembangan kewirausahaan yang ditawarkan DIKTI. Rektor menjelaskan bahwa P2K didirikan tahun 2005 sebagai implementasi dari identitas ilmiah “Go Research and Entrepreneurship University”. P2K sendiri saat ini belum sempurna dan masih perlu pengembangan disana sini. Alhamdulillah mulai tahun 2009, proposal yang diajukan P2K mendapat pendaan dari DIKTI sehingga hal ini bisa membantu mendorong penumbuhan wirausaha baru di kalangan mahasiswa.

Untuk acara studi banding dipandu oleh Kepala P2K Dra. Wiwin Purnomowati, M.Si yang menyampaikan berbagai kegiatan  kewirausahaan di Universitas Widyagama. Mahasiswa Universitas Widyagama dari semua fakultas wajib menempuh mata kuliah kewirausahan 2 SKS dan kompetensi kewirausahaan. Kegiatan kompetensi ini merupakan kegiatan non SKS yang lebih menekankan pada praktek berwirausaha. Mahasiswa yang telah menempuh kompetensi akan mendapatkan sertifikat dan sertifikat ini merupakan salah satu persyaratan untuk mengambil ijasah. Mulai tahun 2009, P2K aktif mengirimkan proposal kewirausahaan ke DIKTI maupun Kopertis Wilayah VII Jawa Timur dan proposal-proposal yang lolos mendapatkan pendanaan adalah :

1.       Program Mahasiswa Wirausaha (PMW) tahun 2009.

2.       Program Pengembangan Kewirausahaan dan Produktivitas Nasional (P2KPN) tahun 2010.

3.       Hibah Penguatan Pusat Kewirausahaan tahun 2011.

4.       Program Mahasiswa Wirausaha (PMW) dan Ipteks bagi Kewirausahaan (IbK) tahun 2012.

5.       Program Ipteks bagi Kewirausahaan (IbK) tahun kedua, Program Belajar Bekerja Terpadu (COOP – Cooperative Academic  Education) tahun 2013.

Di tahun 2013 ini P2K juga menjadi pembimbing mahasiswa dalam program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKMK). Selanjutnya mahasiswa jurusan akuntansi Fakultas Ekonomi UWG, Sulistina menyampaikan pengalamannya jatuh bangun di usaha jamur tiram, kemudian sekarang bangkit dan memulai usaha budidaya sayur organik dan lele organik,

Setelah penyampaian pengalaman kewirausahaan di Universitas Widyagama, acara dilanjutkan dengan tanya jawab. Peserta studi banding dengan antusias menanyakan berbagai hal seperti bagaimana memotivasi berwirausaha, cara menggali peluang usaha, bagaimana mengatasi perasaan takut gagal, cara mendapatkan modal usaha dan lain-lain. Pada akhir acara Tanya jawab, salah satu peserta studi banding yang bernama Pamungkas memberi masukan kepada Drs. Muhammad Nur Chusin supaya FKIP UMS juga memiliki lembaga pengembangan kewirausahaan sehingga mahasiswa yang ingin berwirausaha mendapatkan wadah untuk berkegiatan.

Acara diakhiri dengan tukar menukar cinderamata antara Universitas Widyagama Malang dengan Universitas Muhammadiyah Surakarta dan dilanjutkan dengan foto bersama. Sebelum meninggalkan Universitas Widyagama, tamu dari UMS mengunjungi pameran produk mahasiswa wirausaha yang menampilkan sayur organik, brownies, donut kentang, La soya Plus, minyak wangi non alkohol maupun aneka asesoris dari kain maupun kerang laut.

Print Friendly

KEGIATAN P2K 2013 : PROGRAM IbK DAN COOP

Tahun 2013 P2K mengadakan kegiatan :
1. Ipteks bagi Kewirausahaan (IbK)
Bagi mahasiswa yang tinggal di Malang dan mempunyai jiwa wirausaha serta berkeinginan untuk memulai usaha sendiri, silakan bergabung di P2K. Kegiatan IbK meliputi :
a. pelatihan kewirausahaan
b. magang
c. perguliran modal usaha
d. pendampingan usaha (mentoring)

2. COOP (program bekerja belajar terpadu)
Bagi mahasiswa yang berminat untuk mengikuti program magang kerja di UKM dengan mendapatkan INSENTIF, silakan mendaftar ke kantor P2K.
SYARAT :
1. minimal sudah menempuh 110 SKS
2. bersedia bekerja 7 jam per hari di UKM selama 4 bulan (Juni – September)
3. mengikuti kegiatan pembekalan
4. mengikuti seleksi untuk bisa ditempatkan di UKM sesuai minat/keahlian.

PENDAFTARAN UNTUK PROGRAM IbK DAN COOP dibuka hingga tanggal 22 MEI 2013.
INFORMASI LEBIH LANJUT DI KANTOR P2K GEDUNG WIDYAGRAHA LANTAI DASAR

Print Friendly

Universitas Widyagama
Translator
    Translate to:

Fakultas/Lembaga
Lembaga Penunjang
May 2016
M T W T F S S
« Mar    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  
internal link
Who’s Online and Rank
Page Ranking Tool
Viewer Stat
Follow

Get every new post on this blog delivered to your Inbox.

Join other followers: