Dosen Agroteknologi UWG Malang Turun Langsung ke Masyarakat, Dr. Tri Wardhani Dorong Konservasi Lingkungan Pesisir

by | Jan 8, 2026 | Berita, FP | 0 comments


MALANG — Komitmen Universitas Widya Gama (UWG) Malang dalam pengabdian kepada masyarakat kembali diwujudkan melalui kolaborasi lintas komunitas. Dr. Ir. Tri Wardhani, MP., dosen Agroteknologi Fakultas Pertanian UWG Malang, menjadi narasumber dalam kegiatan Pengabdian Masyarakat Mandiri yang digelar bersama Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI), Yayasan Cita Kita, Klub Indonesia Hijau (KIH), serta Komunitas Tegalsari Maritim (KTM).

Kegiatan kolaboratif ini berlangsung selama tiga hari, 30–31 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026, berlokasi di Desa Sidodadi, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang. Acara mengusung tema kolaborasi pengabdian masyarakat melalui rembuk warga, pelatihan, dan aksi penanaman bersama, sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap pelestarian lingkungan pesisir dan ekosistem sungai.

Dalam pemaparannya, Dr. Tri Wardhani menekankan pentingnya pendekatan pertanian berkelanjutan dan konservasi lingkungan berbasis masyarakat. Ia menyampaikan bahwa peran aktif warga pesisir dan komunitas lokal sangat menentukan keberhasilan menjaga keseimbangan alam, khususnya di wilayah pesisir yang rentan terhadap kerusakan lingkungan.

“Pengabdian masyarakat bukan hanya transfer ilmu, tetapi juga proses belajar bersama. Sinergi antara akademisi, komunitas, dan masyarakat menjadi kunci keberlanjutan lingkungan,” ujar Dr. Tri Wardhani.

Selain Dr. Tri Wardhani, kegiatan ini juga menghadirkan tokoh nasional dan pegiat lingkungan, di antaranya Dani Setiawan (Ketua Umum DPP KNTI), Andre Abeng (Yayasan Cita Kita), serta Hudi Danu Wuryanto (Klub Indonesia Hijau). Kehadiran mereka memperkuat penguatan organisasi masyarakat pesisir serta mendorong kesadaran kolektif dalam menjaga ekosistem sungai dan pesisir.

Melalui kegiatan ini, Universitas Widya Gama Malang kembali menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi yang aktif mendukung pembangunan berkelanjutan, sekaligus menghadirkan dosen sebagai agen perubahan yang terjun langsung mendampingi masyarakat di lapangan.(San/PIP)

Berita Terbaru UWG