Malang – Upaya memperkuat organisasi mahasiswa lintas perguruan tinggi terus digalakkan. Hal tersebut tercermin dalam kegiatan Studi Banding 2026 yang mempertemukan HMJA Universitas Widya Gama (UWG) Malang dengan HIMAPRO AKASIA Institut Asia Malang, Sabtu (17/1/2026). Mengusung tema “Connect, Collaborate, Create: Penguat HIMA Akuntansi Lintas Kampus”, kegiatan ini menjadi ruang strategis untuk saling bertukar gagasan, pengalaman, dan inspirasi dalam pengembangan organisasi kemahasiswaan .
Bertempat di Ruang Theater Lantai 1 Institut Teknologi dan Bisnis Asia Malang, kegiatan yang dimulai pukul 13.31 WIB tersebut diikuti oleh 14 pengurus HMJA UWG dan 29 pengurus HIMAPRO AKASIA. Hadir pula jajaran pimpinan akademik, di antaranya Ketua Program Studi Akuntansi UWG Malang, Sekretaris Program Studi Akuntansi UWG Malang, serta Pembina HIMAPRO AKASIA, yang menegaskan pentingnya sinergi antara organisasi mahasiswa dan program studi.
Dalam sambutannya, Khojanah Hasan, SE., MM., Ak., CA., CTT, selaku Ketua Program Studi Akuntansi UWG Malang, menyampaikan pesan penuh makna. Ia berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga membawa manfaat nyata bagi pengembangan program kerja dan kualitas organisasi mahasiswa akuntansi. “Tujuan kami ke sini adalah mempererat silaturahmi dan saling bertukar pengalaman, khususnya dalam penguatan motivasi dan pengembangan organisasi,” tuturnya .


Sementara itu, Fadilla Cahyaningtyas, S.E., MSA., Ak., CA., Sekretaris Program Studi sekaligus Pembina HIMAPRO AKASIA, menegaskan bahwa studi banding ini diharapkan menjadi awal kolaborasi berkelanjutan, melampaui batas periode kepengurusan. Ia mendorong seluruh peserta untuk aktif berdiskusi, menyerap ilmu, dan saling menginspirasi dalam membangun kompetensi mahasiswa akuntansi yang adaptif dan progresif .
Rangkaian acara diisi dengan pemaparan materi dari masing-masing organisasi. HIMAPRO AKASIA mempresentasikan sistem kepengurusan, jobdesk, serta program kerja unggulan, yang disampaikan langsung oleh Ketua Umum dan Sekretaris Umum. Sementara itu, HMJA UWG melalui Bupati dan Wakil Bupati Mahasiswa Akuntansi memaparkan struktur organisasi serta capaian program kerja yang telah terlaksana .
Suasana semakin hidup saat memasuki sesi Forum Group Discussion (FGD). Diskusi berlangsung dinamis dan interaktif, ditandai dengan pertukaran ide, pandangan kritis, serta pengalaman nyata dalam mengelola organisasi. Untuk mencairkan suasana, panitia juga menghadirkan sesi ice breaking bertajuk “Mengapa dan Karena”, yang disambut tawa dan antusiasme peserta .
Sebagai simbol kebersamaan dan apresiasi, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan vandel secara simbolis antara Ketua Umum HIMAPRO AKASIA dan Bupati Mahasiswa Akuntansi HMJA UWG. Momen tersebut ditutup dengan foto bersama, makan bersama, serta ramah tamah yang semakin mempererat hubungan antarmahasiswa .
Secara keseluruhan, studi banding ini berjalan lancar, tertib, dan sarat makna. Tidak sekadar menjadi ajang pertukaran informasi, kegiatan ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi kolaborasi lintas kampus yang berkelanjutan, sekaligus mencetak organisasi mahasiswa akuntansi yang solid, inovatif, dan berdaya saing di masa depan. (San/PIP)





