Bukan Sekadar Camping! ManCamp 2026 UWG Malang Ubah Mahasiswa Baru Jadi Generasi Pemimpin Tangguh

by | Oct 5, 2026 | Berita, FEB | 0 comments

MALANG – HUMAS UWG MALANG. Membentuk pemimpin masa depan tidak cukup hanya melalui teori di ruang kuliah. Dibutuhkan pengalaman, tantangan, kolaborasi, dan keberanian mengambil tindakan nyata. Semangat inilah yang mewarnai kegiatan Management Camp (ManCamp) 2026 Himpunan Mahasiswa Jurusan Manajemen (HMJM), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Universitas Widya Gama Malang (UWG), yang berlangsung selama tiga hari, 2–4 Oktober 2026.

Mengusung tema “Grow, Lead, Make An Impact: Bertumbuh dalam Proses, Memimpin dalam Aksi, Berdampak Melalui Prestasi”, kegiatan ini diikuti oleh 49 mahasiswa baru semester 1 Program Studi Manajemen. ManCamp dirancang sebagai ruang pembelajaran karakter, penguatan jiwa kepemimpinan, serta pengembangan kemampuan mahasiswa dalam menghadapi persoalan melalui proses kreatif, kolaboratif, dan berorientasi pada solusi.

Selama tiga hari, para peserta tidak hanya mendapatkan materi pengembangan diri, tetapi juga terlibat langsung dalam berbagai tantangan yang menguji kekompakan, kemampuan komunikasi, pengambilan keputusan, hingga ketangguhan menghadapi situasi yang tidak terduga.

Dari Kampus, Menanamkan Fondasi Kepemimpinan

Kegiatan hari pertama, Jumat (2/10/2026), dipusatkan di Kampus II UWG Malang. Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne Widya Gama, dilanjutkan dengan doa, laporan ketua pelaksana, serta sambutan Dekan FEB, Dr. Survival, S.E., M.M., yang diwakili oleh Ketua Program Studi Manajemen, Dra. Wahju Wulandari, M.M.

Pembukaan ini menjadi awal perjalanan pembentukan karakter mahasiswa baru agar lebih mengenal lingkungan akademik, organisasi kemahasiswaan, serta nilai-nilai kepemimpinan yang relevan dengan dunia kerja.

Sesi pembekalan menghadirkan sejumlah materi strategis, mulai dari sejarah HMJM, relevansi organisasi kampus terhadap dunia kerja, kepemimpinan, hingga manajemen waktu.

Materi tersebut memberikan fondasi penting bagi mahasiswa agar mampu menyeimbangkan aktivitas akademik, organisasi, dan pengembangan kompetensi personal.

Keterlibatan dosen dan pemateri dalam kegiatan ini juga memperkuat sinergi antara mahasiswa dan lingkungan akademik, sekaligus menanamkan pemahaman bahwa kepemimpinan harus dibangun melalui proses belajar yang berkelanjutan.

Menaklukkan Tantangan di Alam Terbuka, Mengasah Mental dan Kerja Sama

Memasuki hari kedua, Sabtu (3/10/2026), suasana pembelajaran berpindah dari lingkungan kampus menuju kawasan alam terbuka Wana Winong, Wajak, Kabupaten Malang.

Di tempat inilah peserta menghadapi pengalaman yang lebih menantang melalui materi teamwork dan problem solving yang disampaikan oleh Adelia Kurniawati dan Nadifa S. M.

Kegiatan kemudian berlanjut dengan outbound yang dirancang untuk melatih kerja sama tim, komunikasi efektif, serta kemampuan menyelesaikan persoalan secara bersama-sama.

Tantangan tersebut mengajarkan bahwa keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga oleh kepercayaan, solidaritas, dan kemauan untuk saling mendukung.

Malam harinya, suasana kebersamaan semakin terasa melalui kegiatan api unggun dan inagurasi. Momen ini menjadi salah satu bagian penting ManCamp, ketika peserta membangun ikatan emosional, memperkuat rasa persaudaraan, serta merefleksikan pengalaman yang telah dilalui.

Adventure Night dan Ikrar Bersama, Penutup Penuh Makna

Hari ketiga, Minggu (4/10/2026), diisi dengan Adventure Night yang berlangsung hingga dini hari, dilanjutkan dengan istirahat dan salat Subuh berjamaah.

Semangat peserta kembali dibangun melalui senam pagi, ice breaking, dan sarapan bersama. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan outbound kedua yang kembali menguji kekompakan, ketangguhan, dan kemampuan bekerja sama.

Puncak penutupan ditandai dengan pembacaan ikrar bersama peserta ManCamp, pembagian hadiah, serta sesi foto bersama sebagai simbol berakhirnya perjalanan pembelajaran yang penuh pengalaman.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar, aman, dan mendapat antusiasme tinggi dari peserta.

ManCamp Bukan Sekadar Kegiatan, tetapi Investasi Karakter Pemimpin Masa Depan

Lebih dari sekadar kegiatan berkemah, Management Camp 2026 menjadi wadah pembentukan karakter yang menekankan pentingnya keseimbangan antara kecerdasan akademik, kecakapan sosial, dan integritas pribadi.

Melalui berbagai pengalaman selama kegiatan, mahasiswa diajak memahami bahwa menjadi pemimpin bukan sekadar mampu memberikan instruksi. Seorang pemimpin juga harus mampu mendengarkan, bekerja sama, berani mengambil keputusan, serta menginspirasi orang lain untuk bergerak menuju tujuan bersama.

Tiga hari pelaksanaan ManCamp menjadi perjalanan penuh pembelajaran, mulai dari diskusi yang membuka wawasan, tantangan yang menguji mental, hingga kebersamaan yang menumbuhkan rasa tanggung jawab.

Panitia berharap nilai-nilai yang diperoleh selama kegiatan dapat diterapkan dalam kehidupan perkuliahan, aktivitas organisasi, maupun kehidupan bermasyarakat.

Kesuksesan ManCamp 2026 juga menjadi bukti pentingnya peran organisasi kemahasiswaan dalam mendukung pembentukan generasi unggul yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki karakter kepemimpinan dan kepedulian sosial.

Dengan semangat Grow, Lead, Make An Impact, HMJM FEB UWG Malang menegaskan bahwa pemimpin hebat tidak lahir secara instan. Mereka tumbuh melalui proses, ditempa oleh tantangan, dan dibuktikan melalui aksi nyata yang memberikan dampak positif.

Dari Kampus II UWG hingga alam terbuka Wana Winong, ManCamp 2026 menjadi awal perjalanan 49 mahasiswa Manajemen untuk bertumbuh bersama, berani memimpin, dan kelak memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.(Humas)

Berita Terbaru UWG