Universitas Widya Gama Malang kembali menegaskan komitmennya dalam penguatan literasi perpajakan dengan meresmikan Tax Center sekaligus menggelar kuliah tamu bertema “Pajak di Era Digital: Peluang, Tantangan, dan Peran Tax Center dalam Edukasi Publik”. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu (15/4/2026) di Auditorium Lantai 4 Kampus II UWG Malang dan diikuti ratusan mahasiswa.
Acara strategis yang diinisiasi oleh Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis ini menjadi momentum penting setelah dilaksanakannya Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Direktorat Jenderal Pajak wilayah Jawa Timur III. Kehadiran Tax Center di UWG diharapkan mampu menjadi jembatan antara dunia akademik dan praktik perpajakan nasional.





Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pimpinan universitas, di antaranya Rektor UWG Dr. Anwar, Wakil Rektor I Gigih Priyandoko, Wakil Rektor II Riman, serta Wakil Rektor III Fatkhurohman. Selain itu, hadir pula Dekan FEB Survival, Kaprodi Akuntansi (Khojanah Hasan) para dosen, serta Kepala Kanwil DJP Jawa Timur III Lindawaty beserta jajaran.
Rangkaian acara berlangsung khidmat mulai pukul 13.30 WIB hingga 16.00 WIB. Dimulai dari pembukaan, menyanyikan lagu kebangsaan, sambutan-sambutan, hingga prosesi inti berupa penandatanganan kerja sama, pengguntingan pita sebagai simbol peresmian Tax Center, penandatanganan piagam, hingga pemotongan tumpeng. Momen ini menjadi simbol kuat sinergi antara dunia pendidikan tinggi dan otoritas perpajakan.
Dalam sambutannya, Rektor UWG menegaskan bahwa kehadiran Tax Center bukan sekadar simbol, tetapi sebagai pusat edukasi dan pengabdian kepada masyarakat di bidang perpajakan. Sementara itu, Kepala Kanwil DJP Jawa Timur III menekankan pentingnya kolaborasi dengan perguruan tinggi dalam meningkatkan kesadaran pajak masyarakat, khususnya generasi muda.
Kegiatan dilanjutkan dengan kuliah tamu perpajakan yang disampaikan oleh Agung Eka Setiawan dengan moderator Achmad Chaedar Yasin Bakhtiar. Materi yang disampaikan mengupas dinamika perpajakan di era digital, termasuk peluang inovasi, tantangan kepatuhan, serta peran strategis Tax Center sebagai pusat literasi publik.
Antusiasme tinggi terlihat dari partisipasi mahasiswa Program Studi Akuntansi dan Manajemen yang memenuhi auditorium. Diskusi interaktif pun terjadi, menandakan tingginya minat generasi muda terhadap isu perpajakan yang kini semakin relevan di era digitalisasi.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, tertib, dan sesuai dengan rundown. Kehadiran Tax Center UWG Malang diharapkan menjadi langkah nyata dalam mencetak generasi sadar pajak serta memperkuat kontribusi akademisi dalam pembangunan nasional melalui edukasi perpajakan yang berkelanjutan. (san/pip)





