Rektor UWG Resmi Lantik Syahroni, SISTEKIN Siap Tancap Gas

by | Jul 31, 2026 | Berita, FSTI | 0 comments


MALANG – Universitas Widya Gama (UWG) Malang kembali melakukan langkah strategis dalam memperkuat tata kelola akademik melalui penyegaran kepemimpinan di lingkungan Fakultas Sistem dan Teknologi Informasi (FSTI). Bertempat di Ruang Rapat Rektorat Kampus II UWG Malang, Jumat (31/7/2026), Rektor UWG Malang secara langsung menyerahkan Surat Keputusan (SK) pemberhentian dan pengangkatan pimpinan Program Studi Sistem dan Teknologi Informasi (SISTEKIN).

Momentum tersebut menjadi bagian dari upaya universitas dalam meningkatkan kualitas layanan akademik, memperkuat sumber daya manusia, serta mendorong pengelolaan program studi yang semakin profesional dan berdaya saing.

Dalam prosesi tersebut, Syahroni Wahyu Irianda, S.Kom., M.Kom., resmi menerima amanah sebagai Penjabat (PJ) Ketua Program Studi Sistem dan Teknologi Informasi (SISTEKIN). Sebelumnya, Syahroni menjabat sebagai Sekretaris Program Studi Teknik Informatika.

Bersamaan dengan itu dilakukan pula penyerahan SK pemberhentian Syahroni sebagai Sekretaris Program Studi Teknik Informatika, serta pemberhentian Ahmad Fairuz Abadi, S.Kom., M.Kom. dari jabatan Ketua Program Studi Sistem dan Teknologi Informasi. Selanjutnya, Ahmad Fairuz Abadi akan lebih fokus menjalankan tugas sebagai Ketua Program Studi Bisnis Digital.

Acara tersebut dihadiri oleh Rektor UWG Malang Dr. Anwar, S.H., M.Hum., Wakil Rektor I Ir. Gigih Priyandoko, M.T., Ph.D., Wakil Rektor II Dr. Ir. Riman, M.T., Kepala Biro Administrasi Kepegawaian dan Keuangan, Kepala Biro Administrasi Akademik Ir. Suprihana, M.P., Ketua Program Studi Teknik Informatika, serta Ahmad Fairuz Abadi selaku PJ Kaprodi SISTEKIN sebelumnya.

Program Studi Menjadi Garda Terdepan Mutu Perguruan Tinggi

Dalam sambutannya, Rektor UWG Malang menegaskan bahwa program studi merupakan ujung tombak penyelenggaraan pendidikan tinggi. Kualitas pelayanan kepada mahasiswa, peningkatan mutu akademik, hingga daya tarik calon mahasiswa baru sangat ditentukan oleh kepemimpinan program studi.

“Tulang punggung pengelolaan mahasiswa ada di program studi. Di sinilah pengelolaan akademik berjalan, daya tarik program studi dibangun, dan standar akreditasi terus ditingkatkan,” tegas Dr. Anwar.

Menurutnya, keputusan melakukan penyegaran kepemimpinan merupakan hasil evaluasi pimpinan universitas agar pengelolaan Program Studi Sistem dan Teknologi Informasi dapat dilakukan secara lebih fokus dan optimal.

“Apabila dua program studi dirangkap oleh satu orang tentu bebannya sangat berat. Oleh karena itu dilakukan pemisahan kepemimpinan agar masing-masing program studi dapat berkembang lebih maksimal. Yang terpenting adalah membangun semangat, tanggung jawab, dan koordinasi yang baik dengan dekan,” jelasnya.

Penguatan SDM dan Layanan Akademik

Rektor menjelaskan bahwa pergantian pejabat akademik ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat layanan administrasi akademik di lingkungan Fakultas Sistem dan Teknologi Informasi.

Menurutnya, seorang Ketua Program Studi memiliki peran strategis dalam memastikan proses akademik berjalan efektif serta mampu mendorong kemajuan program studi.

“Menjadi Kaprodi adalah panggilan tugas. Selain menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, Kaprodi merupakan tugas tambahan yang menjadi amanah untuk menjalankan fungsi organisasi di tingkat program studi,” ujarnya.

Ia berharap kepemimpinan baru mampu mendukung peningkatan kinerja Fakultas Sistem dan Teknologi Informasi, khususnya Program Studi Sistem dan Teknologi Informasi, sehingga semakin berkembang dan memberikan pelayanan terbaik kepada mahasiswa.

Kaprodi Harus Dekat dengan Mahasiswa

Rektor juga memberikan pesan khusus kepada Syahroni Wahyu Irianda agar membangun komunikasi yang kuat dengan mahasiswa.

Menurutnya, seorang Ketua Program Studi tidak hanya bertugas mengelola administrasi akademik, tetapi juga harus menjadi pemimpin yang memahami kebutuhan mahasiswa sekaligus menciptakan suasana akademik yang nyaman dan produktif.

“Saya berharap Pak Syahroni mampu membangun kedekatan emosional dengan mahasiswa, menjadi komunikator yang baik, memahami kebutuhan mereka, serta memikirkan berbagai langkah agar mahasiswa merasa nyaman dan berkembang selama menempuh pendidikan di UWG Malang,” pesannya.

Ia menekankan bahwa dedikasi penuh merupakan kunci keberhasilan seorang pimpinan program studi.

“Kita tidak boleh bekerja setengah hati. Jiwa, waktu, dan pengabdian kita harus kita persembahkan untuk kemajuan lembaga. Program Studi Sistem dan Teknologi Informasi harus semakin eksis, mampu melihat berbagai peluang, membangun keunggulan, dan meningkatkan daya tariknya di tengah masyarakat,” tegasnya.

Optimistis SISTEKIN Semakin Unggul

Di akhir sambutannya, Rektor menyampaikan ucapan selamat kepada Syahroni Wahyu Irianda atas amanah baru yang diterima.

Ia optimistis kepemimpinan baru akan membawa Program Studi Sistem dan Teknologi Informasi menjadi semakin berkembang, meningkatkan kualitas layanan akademik, serta memperkuat kontribusi UWG Malang dalam mencetak lulusan yang unggul dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

“Dengan semangat kepemimpinan baru, kami optimistis Program Studi Sistem dan Teknologi Informasi akan terus berkembang menjadi program studi yang unggul, inovatif, dan memiliki daya saing tinggi,” pungkasnya.

Penyegaran kepemimpinan ini menjadi bagian dari komitmen Universitas Widya Gama Malang dalam terus meningkatkan kualitas tata kelola akademik, memperkuat pelayanan kepada mahasiswa, serta mendorong setiap program studi agar mampu berkembang secara optimal dalam menjawab tantangan pendidikan tinggi dan kebutuhan dunia kerja di era digital.(humas)

Berita Terbaru UWG