MALANG 30 Oktober 2026 – Universitas Widya Gama (UWG) Malang terus memperkuat jejaring akademik internasional melalui kolaborasi dengan Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah (UMPSA). Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui kegiatan Guest Lecture and Academic Collaborative Discussion bertajuk “Engineering for a Sustainable Future: Joint Innovations in Mechanical Technology” yang berlangsung di Ruang Dosen Fakultas Teknik UWG Malang.
Kegiatan akademik ini mempertemukan sivitas akademika Teknik Mesin UWG Malang dengan akademisi dan mahasiswa Teknik Mesin UMPSA Malaysia dalam sebuah forum yang tidak hanya membahas perkembangan teknologi, tetapi juga membuka ruang pertukaran gagasan, inovasi, penelitian, hingga pengembangan prototipe mahasiswa.
Acara dibuka secara langsung oleh Wakil Rektor I UWG Malang, Ir. Gigih Priyandoko, MT., Ph.D., bersama Dekan Fakultas Teknik UWG Malang, Dr. Ir. Candra Aditya, ST., MT. Kegiatan tersebut dihadiri jajaran dosen Fakultas Teknik serta mahasiswa UWG Malang.
Dua Akademisi, Dua Perspektif Inovasi Teknik Mesin
Guest lecture menghadirkan dua narasumber dari Indonesia dan Malaysia dengan tema yang saling melengkapi.
Dari UWG Malang, Purbo Suwandono, ST., MT., dosen Teknik Mesin, membawakan materi terkait inovasi teknologi mesin dan rekayasa berkelanjutan. Bidang riset Purbo antara lain berkaitan dengan gasifikasi, energi terbarukan, biomassa, dan konversi energi, yang tercatat dalam profil SINTA. (Sinta)
Sementara dari UMPSA Malaysia, hadir Dr. Luqman Hakim Ahmad Shah dengan materi “Why Didn’t Think of That?!: Ideas and Innovation in 35 Years of Friction Stir Welding Research.”
Topik tersebut memberikan perspektif mengenai perjalanan panjang penelitian friction stir welding (FSW) sekaligus bagaimana pengalaman riset selama puluhan tahun dapat melahirkan ide dan inovasi baru dalam teknologi manufaktur.


UMPSA sendiri memiliki rumpun pendidikan teknik yang mencakup bidang Mechanical, Automotive, Electrical, Electronics, Manufacturing, Mechatronics, Chemical, dan Civil Engineering. (Umpsa) Dr. Luqman Hakim Ahmad Shah saat ini tercatat sebagai Pengarah Pusat Teknologi Industri Termaju UMPSA. (Umpsa)
Bukan Sekadar Guest Lecture
Yang menarik, rangkaian kegiatan tidak berhenti pada sesi pemaparan materi. Forum dilanjutkan dengan diskusi kolaboratif antara Himpunan Mahasiswa Teknik Mesin UWG Malang dan Himpunan Mahasiswa Teknik Mesin UMPSA Malaysia.
Diskusi mahasiswa tersebut menjadi ruang untuk saling bertukar pengalaman mengenai proses pembelajaran, organisasi kemahasiswaan, pengembangan kompetensi, penelitian, inovasi teknologi, serta peluang kolaborasi antarmahasiswa dari kedua perguruan tinggi.

Suasana akademik semakin hidup dengan hadirnya pameran produk dan prototipe rancangan mahasiswa Teknik Mesin UWG Malang.
Berbagai karya tersebut menjadi bukti bahwa pembelajaran teknik di perguruan tinggi tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi diarahkan pada kemampuan mahasiswa untuk merancang, membuat, menguji, dan mengembangkan solusi teknologi.
Dari Kampus untuk Menjawab Tantangan Masa Depan
Kolaborasi UWG Malang dan UMPSA melalui kegiatan ini memperlihatkan bahwa pengembangan teknologi membutuhkan keterhubungan antara pendidikan, penelitian, inovasi, dan jejaring internasional.
Bagi mahasiswa Teknik Mesin UWG Malang, pertemuan dengan akademisi dan mahasiswa UMPSA memberikan kesempatan untuk melihat perkembangan teknologi dari perspektif yang lebih luas sekaligus membangun jejaring akademik lintas negara.
Sementara bagi institusi, kegiatan tersebut dapat menjadi bagian dari penguatan academic collaborative discussion, pertukaran pengetahuan, serta pembukaan peluang kerja sama di bidang penelitian dan pengembangan teknologi.
Semangat tersebut sejalan dengan karakter bidang Teknik Mesin yang terus berkembang mengikuti kebutuhan industri dan tantangan keberlanjutan. Di UMPSA, misalnya, pendidikan teknik juga diarahkan pada perpaduan pengetahuan matematika, sains, dan teknologi untuk menghasilkan solusi bagi persoalan dunia nyata. (Umpsa)
UWG–UMPSA: Dari Ide Menjadi Inovasi
Guest lecture ini pada akhirnya bukan sekadar agenda akademik, melainkan menjadi ruang pertemuan ide antara dua negara.
Dari dosen, mahasiswa, riset, diskusi hingga prototipe, seluruh rangkaian kegiatan menunjukkan satu pesan penting: masa depan teknologi dibangun dari keberanian melahirkan ide, menguji gagasan, dan mengubahnya menjadi inovasi yang bermanfaat.
Melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi internasional seperti UMPSA, UWG Malang semakin membuka ruang bagi mahasiswa Teknik Mesin untuk tumbuh sebagai generasi insinyur yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu berinovasi dan berkolaborasi menghadapi tantangan teknologi masa depan.
“Engineering for a Sustainable Future” pun tidak berhenti sebagai tema kegiatan. Ia menjadi semangat untuk menjadikan inovasi teknik sebagai bagian dari solusi bagi masa depan yang lebih berkelanjutan. (humas)





