UWG Malang Jajaki Kolaborasi Strategis dengan Pemkab Bojonegoro, Riset hingga Pengembangan SDM Jadi Fokus

by | Oct 6, 2026 | Berita | 0 comments

BOJONEGORO – Universitas Widya Gama Malang (UWG Malang) terus memperluas jejaring dan memperkuat perannya sebagai perguruan tinggi yang aktif membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah. Kali ini, UWG Malang menjajaki kerja sama strategis dengan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Selasa (6/10/2026).

Pertemuan tersebut membuka peluang sinergi antara potensi akademik UWG Malang dengan kebutuhan pembangunan Kabupaten Bojonegoro. Sejumlah sektor strategis menjadi pembahasan, mulai dari pengembangan sumber daya manusia (SDM), riset dan inovasi, pengabdian kepada masyarakat, hingga penguatan kemitraan kelembagaan.

Delegasi UWG Malang dipimpin langsung oleh Rektor UWG Malang, Dr. Anwar, S.H., M.Hum., didampingi Wakil Rektor III Prof. Dr. Ana Sopanah, S.E., M.Si., Ak., CA., CMA., Kepala Humas, serta dosen UWG Malang.

Kehadiran rombongan UWG Malang disambut langsung oleh Bupati Bojonegoro Setyo Wahono bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Pertemuan berlangsung hangat dengan semangat yang sama untuk menjajaki berbagai potensi kolaborasi yang dapat dikembangkan menjadi program nyata dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Potensi Kampus Dipertemukan dengan Kebutuhan Daerah

Rektor UWG Malang Dr. Anwar menyampaikan bahwa UWG Malang memiliki perjalanan panjang dalam dunia pendidikan tinggi. Berawal sejak tahun 1971, Widya Gama terus berkembang dan mencatatkan berbagai capaian serta prestasi. Modal pengalaman, sumber daya akademik, dan kepakaran yang dimiliki tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi lebih luas melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah.

“Widya Gama Malang telah berdiri sejak tahun 1971. Perkembangan kami sangat pesat dan banyak prestasi yang telah diraih. Dengan perkembangan tersebut, besar harapan kami agar berbagai potensi yang dimiliki UWG Malang dapat dikolaborasikan dengan Kabupaten Bojonegoro,” ujar Dr. Anwar.

Menurutnya, kemitraan perguruan tinggi dengan pemerintah daerah memiliki ruang yang sangat luas untuk dikembangkan. Karena itu, kolaborasi yang dibangun diharapkan tidak sebatas pada kerja sama kelembagaan, tetapi dapat diterjemahkan menjadi berbagai program konkret, berkelanjutan, dan sesuai dengan kebutuhan daerah.

UWG Malang, lanjutnya, siap menghadirkan kapasitas akademik dan sumber daya yang dimiliki untuk mendukung berbagai agenda pengembangan Kabupaten Bojonegoro.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Rektor III UWG Malang Prof. Dr. Ana Sopanah menjelaskan bahwa terdapat sejumlah sektor potensial yang dapat segera dijajaki kedua belah pihak.

“Ruang kolaborasinya sangat terbuka, mulai dari riset, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan sumber daya manusia, hingga kemitraan kelembagaan. Potensi yang dimiliki UWG Malang dapat kita sinergikan dengan kebutuhan dan prioritas pembangunan Kabupaten Bojonegoro,” jelas Prof. Ana.

Sinergi tersebut diharapkan dapat menghasilkan program yang tidak hanya memiliki nilai akademik, tetapi juga mampu menjawab persoalan dan kebutuhan nyata di masyarakat.

Bupati Bojonegoro Sambut Terbuka Kolaborasi dengan Dunia Akademik

Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menyambut positif inisiatif UWG Malang untuk membangun kolaborasi dengan Pemkab Bojonegoro. Menurutnya, pemerintah daerah sangat terbuka terhadap keterlibatan perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan dan peningkatan kualitas masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi dan sangat terbuka dengan dunia akademik. Kami selalu membiasakan diri dengan kebaruan. Karena itu, berbagai potensi yang dapat dikolaborasikan tentu bisa kita lihat dan tindak lanjuti bersama,” ungkap Setyo Wahono.

Salah satu sektor yang menjadi perhatian adalah pengembangan kualitas SDM melalui peningkatan akses terhadap pendidikan tinggi. Bupati menyampaikan bahwa Bojonegoro memiliki program yang mendorong hadirnya sarjana dari desa-desa, sehingga sektor pendidikan dan pengembangan SDM menjadi salah satu ruang yang potensial untuk disinergikan dengan UWG Malang.

“Dalam pengembangan SDM, kami memiliki program setiap desa ada sarjana. Ini tentu menjadi salah satu ruang yang dapat kita lihat bersama untuk kemungkinan tindak lanjutnya,” tambahnya.

Selain pendidikan, berbagai peluang lain juga dapat dikembangkan dengan mempertimbangkan kebutuhan perangkat daerah. Bupati mendorong agar hasil pertemuan tersebut dapat ditindaklanjuti secara teknis oleh perangkat daerah terkait, termasuk BPKAD.

Potensi kerja sama pada bidang lainnya juga dapat dipetakan lebih lanjut sehingga program yang dirancang benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta selaras dengan arah pembangunan dalam RPJMD Kabupaten Bojonegoro.

Dari Penjajakan Menuju Kolaborasi yang Berdampak

Pertemuan antara UWG Malang dan Pemkab Bojonegoro menjadi pintu masuk bagi lahirnya kolaborasi yang lebih luas. Tidak hanya pada sektor pendidikan, peluang kerja sama juga terbuka dalam riset berbasis kebutuhan daerah, inovasi, pemberdayaan masyarakat, peningkatan kapasitas aparatur, pengembangan SDM, serta berbagai program strategis lainnya.

Bagi UWG Malang, kemitraan dengan pemerintah daerah merupakan bagian dari implementasi tridharma perguruan tinggi sekaligus wujud komitmen untuk menghadirkan ilmu pengetahuan dan kepakaran kampus agar semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat.

Kolaborasi juga diharapkan dapat mempertemukan kekuatan akademik UWG Malang dengan potensi yang dimiliki Kabupaten Bojonegoro sehingga melahirkan program yang aplikatif, terukur, dan berkelanjutan.

Pertemuan di Bojonegoro ini menjadi langkah awal. Selanjutnya, kedua pihak akan memiliki ruang untuk memetakan kebutuhan, menentukan bidang prioritas, serta merumuskan bentuk kerja sama yang dapat segera diimplementasikan.

Dari ruang akademik menuju kebutuhan nyata daerah, UWG Malang terus memperluas kolaborasi. Bojonegoro kini menjadi salah satu mitra potensial untuk menghadirkan pendidikan, riset, pengabdian, dan pengembangan SDM yang tidak sekadar menjadi program, tetapi memberikan dampak nyata bagi masyarakat.(Humas)

Berita Terbaru UWG