Pengesahan Warga Baru PSHT UWG Malang: Tegaskan Pesilat Berprestasi, Tolak Arogansi dan Konvoi Anarkis

by | Jul 15, 2026 | Berita | 0 comments

MALANG – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Universitas Widya Gama (UWG) Malang menegaskan komitmennya membangun karakter pesilat akademis yang berprestasi, berbudi luhur, serta menjunjung tinggi ketertiban masyarakat. Komitmen tersebut mengemuka dalam Pengesahan Warga Baru PSHT UWG Malang yang digelar pada Selasa malam (14/7/2026) di lingkungan Kampus UWG Malang.

Acara berlangsung khidmat dan penuh nuansa kekeluargaan. Hadir dalam kegiatan tersebut Pembina UKM PSHT UWG Malang, Dr. Purnawan Dwikora Negara, SH., MH., Kepala Biro Administrasi Akademik Ir. Suprihana, MP., Ketua UKM PSHT UWG Nining Andri Yani, mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum semester VI, bersama sekitar 20 warga PSHT.

Momentum pengesahan warga baru bukan sekadar seremoni organisasi, melainkan menjadi titik awal pembentukan karakter mahasiswa yang mampu mengintegrasikan prestasi akademik, olahraga, dan nilai-nilai spiritual.

Syukuran Sekaligus Penguatan Karakter Mahasiswa

Ketua UKM PSHT UWG Malang, Nining Andri Yani, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan ungkapan rasa syukur atas bertambahnya warga baru sekaligus doa bersama agar seluruh keluarga besar PSHT UWG senantiasa diberikan keselamatan, kelancaran studi, dan keberkahan dalam menjalankan aktivitas organisasi.

“Di tingkat komisariat kampus, kegiatan syukuran tidak hanya menjadi tradisi organisasi, tetapi juga menjadi ruang untuk menyelaraskan visi PSHT dengan nilai-nilai akademik dan aturan kemahasiswaan Universitas Widya Gama,” ujarnya.

Rangkaian acara diawali dengan sambutan dari Ketua Komisariat, Pembina UKM, serta perwakilan rektorat. Selanjutnya dilakukan doa bersama, pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur, hingga kembul bujana, tradisi makan bersama dalam satu alas yang melambangkan persaudaraan tanpa sekat senior maupun junior.

Kegiatan ditutup dengan sarasehan yang berisi wejangan dari para senior mengenai pentingnya menjaga keseimbangan antara latihan pencak silat, aktivitas organisasi, dan target kelulusan tepat waktu.

Pembina UKM: Mahasiswa PSHT Harus Unggul dalam IPTEK dan IMTAK

Dalam sambutannya, Pembina UKM PSHT UWG Malang, Dr. Purnawan Dwikora Negara, SH., MH., mengapresiasi semangat para pengurus dan anggota yang terus menjaga eksistensi organisasi di lingkungan kampus.

Ia menegaskan bahwa mahasiswa PSHT tidak cukup hanya memiliki kemampuan bela diri, tetapi juga harus unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) serta memiliki keimanan dan ketakwaan (IMTAK) sebagai fondasi karakter.

“Mahasiswa PSHT harus mampu menjaga nama baik almamater. Hindari konflik, kedepankan prestasi, dan jadilah pribadi yang membawa manfaat bagi masyarakat,” pesannya.

Ia juga mendorong para atlet UKM PSHT untuk aktif mengikuti kejuaraan resmi sehingga mampu mengharumkan nama Universitas Widya Gama Malang di tingkat regional maupun nasional.

Kampus Dukung UKM Berprestasi, Asal Tertib Administrasi

Sementara itu, Kepala Biro Administrasi Akademik UWG Malang, Ir. Suprihana, MP., menegaskan dukungan penuh universitas terhadap seluruh aktivitas UKM yang berjalan sesuai prosedur dan mengedepankan keselamatan.

Menurutnya, organisasi kemahasiswaan merupakan wadah strategis dalam membentuk kepemimpinan mahasiswa, namun tidak boleh mengganggu target akademik.

“Kampus mendukung seluruh kegiatan UKM selama tertib administrasi, memiliki izin resmi, dan mengutamakan keselamatan. Yang terpenting, mahasiswa tetap harus lulus tepat waktu dengan manajemen waktu yang baik,” katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa prestasi olahraga dapat memberikan nilai tambah bagi mahasiswa melalui konversi prestasi pada Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) sesuai semangat Merdeka Belajar.

Selain itu, UKM PSHT diharapkan menjadi duta positif kampus yang mampu menciptakan suasana akademik yang aman, disiplin, dan kondusif.

Siapkan Atlet dan Turnamen Pencak Silat

Ke depan, UKM PSHT UWG Malang telah menyiapkan sejumlah program strategis untuk meningkatkan prestasi organisasi.

Di antaranya adalah penyelenggaraan latihan atlet secara kolaboratif bersama berbagai UKM di lingkungan kampus serta rencana menggelar Pencak Silat Cup sebagai ajang pembinaan sekaligus pencarian bibit atlet berprestasi.

Program tersebut diharapkan menjadi wadah pengembangan kemampuan mahasiswa sekaligus memperkuat budaya sportivitas di lingkungan perguruan tinggi.

Tegas Menolak Konvoi Ugal-ugalan dan Aksi Anarkis

Menanggapi insiden konvoi yang sempat melibatkan oknum PSHT di wilayah Malang pada 3 Juli 2025, Ketua UKM PSHT UWG Malang, Nining Andri Yani, menegaskan bahwa nilai-nilai yang diajarkan di lingkungan komisariat kampus sangat bertolak belakang dengan tindakan yang meresahkan masyarakat.

Ia mengingatkan bahwa seorang pesilat sejati harus menjadikan ilmu bela diri sebagai benteng pengendalian diri, bukan sarana menunjukkan arogansi.

“Sabuk dan status sebagai warga PSHT adalah simbol kedewasaan spiritual dan emosional, bukan alasan untuk bersikap arogan atau melakukan konvoi yang mengganggu ketertiban umum,” tegasnya.

Nining juga mengajak seluruh anggota menjaga nama baik Universitas Widya Gama Malang dan organisasi PSHT melalui perilaku yang santun, disiplin, serta mengutamakan prestasi daripada sensasi.

“Salurkan energi pada kompetisi resmi, selesaikan kuliah tepat waktu, dan jadilah problem solver di tengah masyarakat. Mari kita jadikan peristiwa yang pernah terjadi sebagai bahan evaluasi agar pesilat dikenal karena akhlak dan prestasinya, bukan karena tindakan anarkis,” pungkasnya.

Dengan semangat tersebut, UKM PSHT Universitas Widya Gama Malang ingin membuktikan bahwa pencak silat di lingkungan perguruan tinggi bukan sekadar olahraga bela diri, tetapi juga menjadi media pembentukan karakter, kepemimpinan, dan pengabdian kepada masyarakat. Organisasi ini menargetkan lahirnya generasi pesilat intelektual yang mampu mengukir prestasi sekaligus menjadi teladan dalam menjaga persatuan, kedamaian, dan nama baik almamater.(san/pip)

Berita Terbaru UWG