MALANG – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Widya Gama Malang (UWG Malang). Tim E-Sport WIGASTRA yang berada di bawah naungan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) WIGAMEDIA sukses memborong dua gelar juara pertama dalam turnamen Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) yang diselenggarakan oleh Zan Tourney MLBB secara daring (online).
Hebatnya, dua gelar juara tersebut diraih hanya dalam rentang empat hari. Tim WIGASTRA berhasil menjadi Juara 1 pada Z4N MLBB Season 54, 20 Oktober 2026, kemudian kembali mengulang kesuksesannya dengan meraih Juara 1 pada Z4N MLBB Season 57, 23 Oktober 2026.


Keberhasilan ini semakin menegaskan bahwa mahasiswa UWG Malang tidak hanya mampu bersaing dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki potensi besar di dunia olahraga elektronik atau E-Sport yang kini berkembang menjadi salah satu ekosistem industri kreatif digital.
Turnamen yang diselenggarakan Zan Tourney MLBB tersebut mempertemukan tim-tim E-Sport dalam pertandingan kompetitif secara online. Melalui kompetisi ini, para peserta dituntut memiliki strategi permainan, koordinasi tim, ketepatan pengambilan keputusan, serta mental bertanding yang kuat.
Di balik keberhasilan WIGASTRA, terdapat enam mahasiswa lintas program studi yang tergabung dalam satu tim. Mereka adalah Miftachul Faris Ardiansyah dari Program Studi Agribisnis, Ardi Pradayuda dari Teknologi Hasil Pertanian (THP), Dedi Setiawan dari Manajemen, Aditya Saputra dari Teknik Informatika, Januar Rifqi Hendrian dari Akuntansi, serta Diego Sinatrya Johan dari Manajemen.
Kolaborasi mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu tersebut menjadi kekuatan tersendiri. Mereka mampu membangun kekompakan dan kerja sama untuk menghadapi persaingan dalam turnamen, sekaligus membuktikan bahwa prestasi dapat lahir dari ruang pengembangan minat dan bakat mahasiswa.
Ketua UKM WIGAMEDIA, Valkyrie Freya, menyampaikan bahwa keberhasilan tim WIGASTRA menjadi motivasi besar bagi seluruh anggota organisasi untuk semakin aktif berkarya dan berprestasi. Menurutnya, WIGAMEDIA memiliki komitmen untuk mengoptimalkan berbagai potensi mahasiswa melalui program kerja yang terarah dan berkelanjutan.
“WIGAMEDIA berkomitmen untuk terus mengaktifkan dan menjalankan program-program kerja unggulan, khususnya di bidang media, jurnalistik, dan E-Sport. Kami ingin menjadikan WIGAMEDIA sebagai wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan kreativitas, meningkatkan kompetensi, serta menghasilkan karya dan prestasi yang membanggakan universitas,” ungkap Valkyrie.
Ia menambahkan, pengembangan ketiga bidang tersebut menjadi bagian dari upaya membangun organisasi kemahasiswaan yang produktif, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.
Di bidang media, WIGAMEDIA diarahkan menjadi ruang kreativitas mahasiswa dalam produksi konten dan pengembangan komunikasi digital. Sementara itu, bidang jurnalistik diharapkan mampu memperkuat keterampilan menulis, peliputan, dan penyebarluasan informasi yang berkualitas. Adapun bidang E-Sport didorong menjadi sarana pembinaan atlet digital mahasiswa agar semakin kompetitif dalam berbagai turnamen.
“Kami ingin seluruh divisi bergerak aktif, memiliki target yang jelas, dan mampu menunjukkan hasil nyata. Prestasi WIGASTRA menjadi penyemangat bagi kami untuk terus menghadirkan kegiatan yang produktif dan memberikan kontribusi positif bagi nama baik UWG Malang,” tambahnya.
Sementara itu, Pembina UKM WIGAMEDIA, M. Ramadhana Alfaris, M.Si., M.H., menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas kerja keras seluruh anggota tim WIGASTRA. Menurutnya, keberhasilan meraih dua gelar juara dalam waktu berdekatan menunjukkan tingginya semangat, konsistensi, dan daya juang mahasiswa.
“Saya sangat bangga dengan kerja keras dan pencapaian tim WIGASTRA. Meraih dua gelar juara pertama dalam empat hari tentu menjadi prestasi yang membanggakan. Mereka menunjukkan semangat dan daya juang yang luar biasa untuk mengharumkan nama Universitas Widya Gama Malang,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa pencapaian prestasi merupakan salah satu agenda utama dalam pembinaan UKM WIGAMEDIA. Organisasi kemahasiswaan tidak boleh berhenti pada kegiatan rutin, tetapi harus mampu melahirkan karya, inovasi, dan prestasi yang terukur.
“Dukungan untuk terus mencari dan menghasilkan prestasi memang menjadi agenda utama kami di WIGAMEDIA. Saya ingin mahasiswa tidak hanya aktif berorganisasi, tetapi juga memiliki keberanian untuk berkompetisi, membangun mental juara, serta membuktikan kemampuannya di tingkat yang lebih luas,” tegasnya.
Lebih lanjut, Ramadhana menilai bahwa perkembangan E-Sport perlu dilihat sebagai peluang positif dalam pengembangan kompetensi mahasiswa. Sebab, di balik permainan digital terdapat proses pembelajaran mengenai kepemimpinan, komunikasi, pengendalian emosi, penyusunan strategi, dan tanggung jawab bersama.
Keberhasilan WIGASTRA sekaligus menjadi bukti bahwa pembinaan organisasi kemahasiswaan dapat menghasilkan prestasi nyata ketika didukung komitmen pengurus, semangat anggota, dan pendampingan yang berkelanjutan.
Dua gelar juara tersebut menambah deretan capaian positif mahasiswa UWG Malang sepanjang 2026. Prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk berani mengembangkan potensi, memanfaatkan peluang, dan membangun budaya kompetitif yang sehat.
Sejalan dengan semangat “Generasi Unggulan yang Beradab”, Universitas Widya Gama Malang terus mendorong mahasiswa untuk tumbuh menjadi generasi yang kreatif, tangguh, inovatif, dan berkarakter.
Bagi WIGASTRA, dua gelar juara dalam empat hari bukan sekadar kemenangan dalam permainan digital, melainkan bukti bahwa kerja keras, kekompakan, dan semangat pantang menyerah mampu mengantarkan mahasiswa menuju prestasi yang membanggakan. (Humas)





