85 Mahasiswa UWG Malang Terjun ke Industri Nasional, Studi Ekskursi ke Mayora dan PLTU Paiton Jadi Sorotan

by | May 21, 2026 | Berita, FSTI, FT | 0 comments

kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan siap industri melalui kegiatan “Studi Ekskursi” kolaboratif yang melibatkan Fakultas Teknik (FT) dan Fakultas Sains dan Teknologi Informasi (FSTI), Kamis (21/5/2026). Sebanyak 85 mahasiswa bersama 7 dosen pendamping diberangkatkan menuju Pasuruan dan kawasan Probolinggo.

Kegiatan bertema “Peningkatan Wawasan Dunia Industri melalui Studi Ekskursi” ini menjadi langkah strategis UWG Malang dalam mempertemukan dunia akademik dengan realitas industri nasional yang terus berkembang pesat di era transformasi teknologi dan manufaktur modern.

Kolaborasi dua fakultas ini, yakni Fakultas Teknik dan Fakultas Sains dan Teknologi Informasi, melibatkan mahasiswa dari Program Studi Teknik Elektro, Teknik Mesin, dan Teknik Informatika. Kehadiran lintas disiplin tersebut dinilai penting untuk membangun pemahaman komprehensif tentang sistem industri modern yang kini terintegrasi antara teknologi, produksi, energi, dan digitalisasi.

Turut hadir dalam pemberangkatan tersebut Dekan Fakultas Teknik UWG Malang, Dr. Ir. Candra Aditya, ST.MT., serta Dekan FSTI UWG Malang, Fitri Marisa, S.Kom.,MpD.,PhD. Keduanya menegaskan bahwa kegiatan ekskursi industri bukan sekadar kunjungan akademik, tetapi bagian dari penguatan kompetensi mahasiswa agar mampu memahami ekosistem kerja profesional secara nyata.

Menurut HUMAS UWG, kunjungan ke PT Mayora Pasuruan akan memberikan wawasan mengenai manajemen industri manufaktur, sistem produksi modern, hingga pengendalian kualitas perusahaan berskala nasional. Sementara kunjungan ke PLTU Paiton Probolinggo menjadi sarana pembelajaran langsung mengenai sistem pembangkit energi, teknologi kelistrikan, serta tata kelola operasional industri energi nasional. Kegiatan ini sejalan dengan kurikulum berbasis OBE yang diterapkan di UWG Malang.

Antusiasme mahasiswa terlihat tinggi sejak proses pemberangkatan. Banyak peserta menilai kegiatan ini sebagai kesempatan langka untuk melihat secara langsung bagaimana teori di ruang kuliah diterapkan di dunia industri sebenarnya.

Program studi ekskursi tersebut juga menjadi bagian dari penguatan implementasi pembelajaran berbasis praktik (experiential learning) yang kini semakin dibutuhkan dalam pendidikan tinggi. Dengan turun langsung ke lapangan, mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami aspek teknis, tetapi juga budaya kerja, manajemen industri, hingga tantangan transformasi digital di sektor manufaktur dan energi.

Melalui kegiatan ini, UWG Malang berharap lahir sumber daya manusia unggul yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun global, sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan dunia industri dalam menciptakan lulusan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi masa depan.(San/PIP)

Berita Terbaru UWG