Dalam rangka memperkuat pemahaman mahasiswa mengenai tata kelola keuangan daerah dan kebijakan perpajakan daerah, Program Studi Akuntansi Universitas Widya Gama (UWG) Malang melaksanakan kegiatan Study Visit Government ke Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Provinsi Jawa Timur pada Rabu, 10 Juni 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 47 peserta, yang terdiri atas 9 dosen dan 38 mahasiswa Prodi Akuntansi UWG Malang.
Kunjungan akademik ini merupakan bagian dari implementasi pembelajaran berbasis praktik (experiential learning) yang bertujuan untuk memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa dalam memahami pengelolaan keuangan daerah, khususnya terkait Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta kebijakan Opsen Pajak Kabupaten/Kota yang saat ini menjadi isu strategis dalam penguatan fiskal daerah.



Pada kesempatan tersebut, rombongan Prodi Akuntansi UWG Malang mendapatkan pemaparan materi dari Dr. Ahmad Zainuddin, S.E., Ak., M.Ak., yang menjelaskan secara komprehensif mengenai mekanisme pengelolaan APBD sebagai instrumen utama dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah dan pelayanan publik.
Dalam sesi pemaparan, Dr. Ahmad Zainuddin menjelaskan bahwa Pendapatan Asli Daerah (PAD) memiliki peran penting dalam meningkatkan kemandirian fiskal pemerintah daerah. Oleh karena itu, optimalisasi sumber-sumber pendapatan daerah perlu terus dilakukan melalui pengelolaan pajak dan retribusi daerah yang efektif, transparan, dan akuntabel.
Selain itu, mahasiswa juga mendapatkan wawasan terkait implementasi Opsen Pajak Kabupaten/Kota, yaitu skema pembagian penerimaan pajak tertentu yang bertujuan untuk memperkuat kapasitas fiskal pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.
Melalui pemaparan yang interaktif, peserta diajak untuk memahami keterkaitan antara kebijakan pendapatan daerah dengan perencanaan pembangunan daerah, termasuk berbagai tantangan yang dihadapi pemerintah dalam mengoptimalkan penerimaan daerah di tengah dinamika ekonomi dan perubahan regulasi perpajakan.
Sesi diskusi berlangsung dengan antusias. Mahasiswa aktif mengajukan pertanyaan mengenai strategi peningkatan PAD, implementasi kebijakan opsen pajak, serta peran akuntan dalam mendukung tata kelola keuangan daerah yang transparan dan akuntabel.

Ketua Program Studi Akuntansi Universitas Widya Gama Malang, Khojanah Hasan, S.E., M.M., Ak., CA., CTT., menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada jajaran BAPENDA Provinsi Jawa Timur atas kesempatan belajar yang telah diberikan kepada sivitas akademika UWG Malang.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BAPENDA Provinsi Jawa Timur, khususnya kepada Dr. Ahmad Zainuddin, S.E., Ak., M.Ak., yang telah berkenan berbagi ilmu, pengalaman, dan wawasan kepada dosen serta mahasiswa Prodi Akuntansi Universitas Widya Gama Malang. Kegiatan ini memberikan pemahaman yang sangat berharga mengenai pengelolaan APBD, optimalisasi Pendapatan Asli Daerah, serta implementasi kebijakan opsen pajak daerah. Kami berharap sinergi antara perguruan tinggi dan instansi pemerintah dapat terus terjalin dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan pengembangan kompetensi mahasiswa,” ungkap Khojanah Hasan.
Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa kegiatan Study Visit Government merupakan salah satu strategi pembelajaran Prodi Akuntansi UWG Malang untuk menghadirkan pengalaman belajar yang kontekstual dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja, khususnya pada bidang akuntansi sektor publik dan perpajakan daerah.
Melalui kunjungan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis, tetapi juga mendapatkan gambaran nyata mengenai bagaimana kebijakan fiskal daerah dirancang dan diimplementasikan guna mendukung pembangunan yang berkelanjutan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan Study Visit Government ke BAPENDA Provinsi Jawa Timur diharapkan dapat memperluas wawasan mahasiswa terkait pengelolaan keuangan daerah serta mempersiapkan lulusan yang memiliki kompetensi, integritas, dan kemampuan adaptif dalam menghadapi tantangan profesi di bidang akuntansi dan sektor publik.
Sebagai bagian dari komitmennya dalam mencetak lulusan yang unggul dan berdaya saing, Program Studi Akuntansi Universitas Widya Gama Malang akan terus mendorong kolaborasi dengan berbagai instansi pemerintah dan dunia industri guna menghadirkan pembelajaran yang inovatif, aplikatif, dan sesuai dengan perkembangan kebutuhan masyarakat.(San/PIP*HMJA)





